Tidak Ada Ganti Rugi, Warga Masiran Tolak Tinggalkan Lahan Mereka

oleh
Tidak Ada Ganti Rugi, Warga Masiran Tolak Tinggalkan Lahan Mereka 1
Warga Kampung Masiran, RT 07 RW 02, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, menolak meninggalkan lahan yang selama ini mereka tempati, karena tidak ada ganti rugi dari pengelola kawasan. (Foto : Herbert)
banner 4921x615

banner 2560x472

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Tidak Ada Ganti Rugi, Warga Masiran Tolak Tinggalkan Lahan Mereka
– Ketua PKF : Warga Flores Jangan Mau Diadu Domba.

Sijori Kepri, Bintan – Puluhan warga Kampung Masiran, RT 07/RW 02, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, menolak meninggalkan lahan yang selama ini mereka tempati, karena tidak ada ganti rugi dari pengelola kawasan.

Penolakan ini dilontarkan, karena manajemen PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI), salah satu pengelola kawasan ekonomi khusus Galang Batang, Bintan, diduga ingin menggusur mereka. Manajemen mengklaim lahan warga Masiran ini masuk dalam wilayah kawasan PT BAI.

“Kami tidak akan tinggalkan lahan, walaupun nyawa taruhannya. Puluhan tahun lahan ini kami garap dan telah memiliki dokumen yang sah. Pihak PT BAI jangan seenaknya saja ingin menggusur, karena hingga kini tidak ada proses jual beli lahan,’’ tegas isteri Ramli, salah seorang pemilik lahan, Jumat, (20/11/2020), siang.

Beberapa warga Kampung Masiran lainnya juga sependapat dengan wanita tersebut. Secara kompak mereka menyatakan siap mempertahankan lahan mereka, jika pihak manajemen PT BAI berupaya ingin mengambil paksa lahan mereka.

Mantan Ketua RT 7 Kampung Masiran, Abdul Latif, mengatakan, saat ini ada sekitar 40 Kepala Keluarga yang mendiami lahan ini. Mereka telah tinggal sejak puluhan tahun lalu.

“Warga Kampung Masiran ini telah lama berdomisili di daerah tersebut. Lahan mereka ada dokumennya. Bukti nyata telah lama tinggal adalah kehadiran tanaman yang mereka miliki, seperti tanaman nangka, mangga, rambutan dan sebagainya,” ujar pria yang mengaku 10 tahun menjabat Ketua RT di Kampung Masiran tersebut.

Selain warga setempat, kerumuman warga Masiran ini turut pula dihadiri Ketua Perkumpulan Keluarga Flores (PKF) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ignatius Toka Soli SH, beberapa tokoh Flores, Ketua RT 7 Desa Gunung Bintan, dan belasan warga Flores asal Tanjungpinang.

Ketua PKF: Warga Flores Jangan Mau Diadu Domba

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner 740x400

banner 1050x130