, ,

Tidak Diberi Izin Bezuk, Warga Binaan Rutan Karimun Gunakan Video Call

oleh -127 views
Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun memberikan fasilitas warga binaan dengan video call selama hari kunjungan ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19). (Foto : Taufik)
height="100%"

Sijori Kepri, Karimun — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Balai Karimun  memberikan fasilitas warga binaan dengan video call selama hari kunjungan ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Fasilitas video call dapat diakses dari rumah atau di suatu tempat, tidak harus berkunjung ke rumah tahanan setempat,” kata Kepala Rumah Tahanan Kelas II B Tanjung Balai Karimun, Dody Naksabani, Kamis, (26/3/2020).

Menurut dia, untuk bisa memanfaatkan fasilitas itu, warga binaan harus mendaftarkan diri terlebih dahulu kepada petugas. Adapun aplikasi yang dipergunakan WhatsApp melalui komputer, sehingga mereka dengan mengenakan headphone duduk berjajar di ruang kunjungan di Aula Rumah Tahanan Kelas II B Tanjung Balai Karimun.

“Kami membatasi waktu hingga 5 menit setiap warga binaan yang melakukan komunikasi video call dengan keluarganya,” kata dia.

Menurutnya, selama memberikan fasilitas video call terhadap warga binaannya rata-rata yang melakukan komunikasi dengan keluarganya sekitar 100 orang setia harinya.

“Kami menyediakan video call untuk warga binaan diperlakukan sejak seminggu yang lalu dan ini gratis, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Selama status Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19, untuk kunjungan di rumah tahanan Kelas II B Tanjung Balai Karimun ditutup sementara,” katanya.

Selain itu, Rumah Tahanan Kelas II B Tanjung Balai Karimun juga menyemprotkan cairan disinfektan di blok-blok hunian dan lingkungannya. Bahkan, tim medis Rutan juga melakukan pemeriksaan kesehatan warga binaan secara rutin dan berjemur di dalam rumah tahanan. Warga binaan juga mendapat sosialisasi cara hidup sehat, antara lain mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, dan mandi dua kali sehari.

“Kami cegah Virus Corona, juga membuat sterilisasi dengan disemprotkan cairan disinfektan. Setiap orang yang masuk rumah tahanan harus steril,” katanya.

“Jumlah warga binaan disana hingga sekarang sebanyak 484 orang, baik status tahanan maupun narapidana. Jumlah itu, terdiri dari 460 laki-laki dan 24 perempuan,” paparnya. (Wak Fik)

Click to rate this post!
[Total: 4 Average: 5]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400