Tim AWe – Nizar Minta KPU Tertibkan Posko Liar Paslon

oleh

LINGGA (SK) — Rudi Purwonugroho SH, Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lingga, Alias Wello – Muhammad Nizar (AWe – Nizar), meminta, agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilihan Umun (Panwaslu) Lingga, menertibkan Posko-Posko liar Paslon yang menjamur dan tidak didaftarkan ke KPU Lingga, posko liar ini berpungsi untuk memasang Alat Peraga Kampanye (APK) yang saat ini, pengaturannya dilakukan oleh KPUD Lingga.

“Munculnya Posko liar tersebut, bertujuan secara langsung untuk memasang APK, agar tidak ada teguran oleh Panwaslu,” terangnya, Rabu (21/10/2015) kemarin.

Untuk Posko-Posko atau relawan AWe – Nizar, kata Rudi, semuanya telah dilaporkan ke KPU Lingga. Hal ini sesuai dengan komitmen bersama para Paslon dengan KPU Lingga, untuk mendaftarkan Posko Peduli atau Relawan Paslon. Dilakukannya hal ini untuk menghindari kecurangan pelaksanaan Pilkada, jika tidak ada kesepakatan, rumah-rumah kosong atau rumah warga bisa saja dijadikan Posko yang tujuannya untuk memasang APK.

“Kami menunggu KPU Lingga turun guna melakukan pendataan Posko,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Lingga, Agussyuriwan, kepada Sijori Kepri, membenarkan, adanya kesepakatan bersama tentang pendirian Posko relawan atau sejenisnya yang didaftarkan ke KPU. Hal ini tujuannya untuk menghindari munculnya Posko-Posko liar yang sengaja di buat untuk kepentingan memasang Baliho atau APK lainnya.

“Dalam aturan untuk Posko hanya diperbolehkan memasang satu baliho ukuran 1×4 meter, jika ditemukan ada yang memasang lebih akan ditertibkan,” sebutnya.

Selain itu, Agussyuriawan, memastikan, dalam waktu dekat, pihaknya segera melakukan pendataan Posko Paslon.

“Meski tidak ada aturan tertulis, berapa Posko dalam satu daerah, namun dalam komitmen bersama setiap Paslon melaporkan Posko mereka,” tandasnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : RUSMADI

Baliho Paslon yang dipasang oleh KPU Lingga.(Foto : Puspandito)
Baliho Paslon yang dipasang oleh KPU Lingga.
(Foto : Puspandito)