Toko Samly Material Ludes Terbakar

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Empat buah Rumah Toko (Ruko) Samly yang menjual sejumlah bahan material bangunan, milik Acua (41), yang terlatak Jalan Di Panjaitan, KM 7 (RT 03/RW 02), Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, ludes terbakar yang tersisa hanyalah bangunan tembok hangus raib dilalap si jago merah, Sabtu (25/4/2015) sekitar pukul 18.45 WIB.

Dari hasil survey dilapangan dan keterangan dari para saksi, saat kobaran api masih ada ,menghabisi isi dalam ruko dan sempat terdengar bunyi ledakan hebat, sehingga kobaran apipun semakin membesar dan sulit dipadamkan.

Dengan adanya kejadian tersebut, sejumlah masyarakat yang mengetahui, langsung berhamburan, karena takut terkena serpihan yang keluar akibat bunyi ledakan dari dalam ruko dengan empat pintu itu.

Ruko yang bersebelahan dengan kejadian kebakaranpun langsung keluar dan juga sempat menyelamatkan barang -barang yang kiranya bisa diselamatkan, alhasil kebakaranpun tidak mengenai ruko yang berada di sampingnya.

Warga sekitar kejadian pun berbondong -bondong datang menyaksikan kejadian ini, sehingga jalan protokol yang biasa dilalui para pengendara akhirnya macet dan pemadaman listrikpun terjadi. Selain warga sekitar yang datang melihat, Walikota Tanjungpinang H Lis Darmanyah beserta wakilnya Syahrul, dan Waka Polres juga turun kelapangan utnuk menyaksikan langsung lokasi kejadian.

BACA JUGA  15 Investor Akan Investasi di Tanjungpinang

Informasi yang dikumpulkan diduga api berasal dari lantai dua bangunan. Tidak memakan waktu lama api pun langsung membesar dan menghabiskan isi bangunan. Selain bangunan yang hancur, juga terdapat satu unit Lori Cold, Diesel milik toko tersebut.

Salama kejadian ini sebanyak tujuh Unit mobil Pemadam kebakaran Pemko Tanjungpinang, termasuk mobil pemadam kebakaran Pemprov Kepri juga turun membantu, selain itu Pemadam kebakaran dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) juga membantu untuk menjinakkan api tersebut.

Dari kerja keras Pemadam Kebakaran pun tidak membuahkan hasil, api pun semakin membesar dan menghabisi isi bangunan tanpa sisa, hanya lah puing- puing bahan matrial yang habis di lahap Api, menjelang beberapa lama bantuan Unit Pemadampun datang kembali untuk membantu.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Agung Yudiawan, mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di toko itu.

“Penyebab belum diketahui. Pemiliknya tadi sudah dapat dihubungi dan diberitahu jika tokonya terbakar,” kata Agung singkat.

Terpisah, dilokasi kejadian, pemilik toko Samly, Acua (41) menyebutkan, sebelum kejadian, tokonya itu buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Dia mengetahui kejadian itu dari temannya.

BACA JUGA  Lis : Keluarga Harus di Dasari "KOMUNIKASI YANG KUAT"

“Terakhir saya sendiri yang menutup toko saya tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Saya baru tahu kejadian ini, setelah dihubungi teman yang memberitahu toko saya terbakar,” ucap Acua dengan wajah lemas.

Menurutnya, di dalam toko miliknya itu terdapat sejumlah material untuk bahan bangunan berupa, besi dan jenis bahan lainnya. Disamping itu, juga terdapat sejumlah uang serta harta berharga yang belum bisa di sebutkan secara rinci.

“Ada juga satu lori cold diesel didalam toko. Tadi saya juga yang terakhir keluar dan menutup toko,” ucap Acua.

Disebutkannya, akibat kebakaran tersebut, kerugian bahan material bangunan yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah, dan belum termasuk kerugian lainnya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang ikut terjun langsung menyaksikan kebakaran tersebut bersama Wakilnya, Syahrul mengaku baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 18.48 WIB atas informasi dari salah seorang anggotanya. Namun sejauh ini, ia mengaku belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut.

“Kita serahkan semuanya pada pihak kepolisian untuk menyelidiki apa penyebab kebakaran ini,” ucap Lis.

Hal lain, Lis mengimbau, kepada segenap masyarakat, khususnya bagi pemilik atau usaha di toko, untuk menyiapkan racun api sebagai antisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan lebih fatal lagi.

BACA JUGA  Lis : Tahun Ini Tanjungpinang Gagal Raih Adipura

“Sebagai langkah antisipasi, kita minta pada setiap toko atau pemilik usaha yang agak berbahaya, agar menyiapkan racun api sebagai langkah pencegahan awal,” kata Lis.

Salah satu alternatifnya, tambah Lis, petugas pemadam kebakaran terpaksa mengambil air ke lokasi lain untuk mengisi air ke mobil pemadam kebakaran. Disamping padatnya arus lalu lintas saat itu, juga menyebabkan mobil kebakaran awalnya sulit menuju TKP.

“Saya juga mengucapkan terimakasih pada pihak Kepolisian dan TNI yang terjun kelapangan dan membantu keamanan dilokasi kejadian, termasuk hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Lis. (SK-Yul)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.