banner 740x400

banner 740x400

Tolak Hubungan Badan, Harnani Dipukul Pakai Broti

Tolak Hubungan Badan, Harnani Dipukul Pakai Broti
Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, memberikan keterangan pers terkait Kasus Pencurian dan Kekerasan (Curas) yang terjadi di daerah Batubi. (Foto : Bernard Simatapang)


Tolak Hubungan Badan, Harnani Dipukul Pakai Broti

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, didampingi anggota Forum Koordinasi Pimpunan Daerah Natuna, Palaksa Lanal Ranai Letkol Kadek Ary P, Dansatrad 212 Ranai Letkol Bambang, Pasintel Lanal Ranai Mayor Dwi Haryanto, Pasintel Kodim 0318/Natuna Kapten Narta, mengadakan Konfrensi Pers terkait Kasus Pencurian dan Kekerasan (Curas) yang terjadi di daerah Batubi, dengan TKP Sungai Harapan pada tanggal 10 Oktober 2019 yang lalu, bertempat di Ruang Sat Reskrim Polres Natuna, Jumat, (27/12/2019) sore.

Kapolres Natuna Nugroho Dwi Karyanto, mengatakan, penangkapan pelaku dengan inisial BU (44) berawal dari adanya laporan masyarakat tentang informasi keberadaan pelaku.

Pada tanggal 25 Desember 2019, berkat adanya laporan polisi No 43/10/2019, BU berhasil dibekuk Satuan Jatanras Polres Natuna sehubungan dengan kasus pencurian dan kekerasan terhadap korban Harnani (41) warga Jalan Sihotang, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur pada bulan Oktober 2019 yang lalu.

Setelah dua bulan buron, akhirnya pelaku BU ditangkap di rumah salah satu keluarganya di Kampung Air Raya, Kecamatan Bunguran Timur. Pelaku BU merupakan warga Kampung Mahligai, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur.

Adapun kronologis kejadian sesuai dengan berita acara pemeriksaan tersangka yaitu, korban diajak untuk mengantarkan madu kepada keluarga tersangka, namun keluarga tersangka tidak ada di rumah. Akhirnya terlapor membawa korban ke suatu pondok di daerah Batu Sisir, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah.

Sesampai disana, korban diberi minum Extra Joss yang sudah dicampur dengan obat tidur, setelah korban merasa pusing pelaku mengajak korban berhubungan badan, akan tetapi si korban menolak.

Karena korban menolak, tersangka kesal dan langsung memukul korban dengan sebuah balok kayu (broti), kemudian menutup mulut korban dengan kain dan mencekek lehernya.

Pada saat itu Handphone milik korban juga diambil pelaku, namun kemudian korban berhasil kabur melarikan diri.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah balok (broti), baju, celana panjang, satu unit Sepeda Motor Merk Yamaha Yupiter Z.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHP dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun terhadap pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri,” pungkas Nugroho. (nard)

Click to rate this post!

[Total: 5 Average: 2.8]

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan