,

Usai Upacara, Neko Langsung Kunjungi Ruangan Para Pejabat Eselon 2 Lingga

oleh
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, bersama Plt Sekda Lingga, Syamsudi. (Foto : Kominfo Lingga)
Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 5]
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, bersama Asisten 1 Lingga, Rusli. (Foto : Kominfo Lingga)

Sijori Kepri, Lingga — Usai upacara, Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, langsung mengunjungi ruangan para pejabat Eselon 2, di Kantor Bupati Lingga, mulai dari ruangan Sekretaris Daerah hingga beberapa Asisten Bupati Lingga, Senin, (05/04/2021).

“Mereka ini senior-senior di ASN, budaya kita yang muda harus menyambangi yang tua, meskipun saya ini Wakil Bupati Lingga, etika budaya tetaplah kita jaga, seiring dengan kinerja kita untuk kabupaten ini lebih baik lagi,” ujar Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, Selasa, (05/04/2021).

Meski belum genap 50 (lima puluh) hari dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Lingga, Neko memiliki cara sendiri dalam menjaga soliditas para pegawainya. Menjaga adat dan budaya orang Melayu, dirinya tidak sungkan untuk menemui para pegawainya langsung menuju ke ruangan para pegawainya.

Dalam postingan di media sosialnya, Neko terlihat berswafoto dengan Plt Sekda Lingga, Syamsudi, yang tidak lain adalah gurunya semasa di SMA Negeri 2 Singkep yang lalu. Kemudian ia juga menyambangi Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Asisten 1 Lingga), Rusli, dan ruangan Asisten 3 Bidang Administrasi Umum (Asisten 3 Lingga), Siswandi.

“Mereka adalah para ASN senior yang wajib dicontoh. Dedikasinya dalam melayani masyarakat, serta kontribusinya untuk Pemerintah Kabupaten ini,” ujar Neko.

Foto kepalan tangan sebagai penyemangat tersebut, menjadi salah satu caranya menjaga soliditas dan kekompakan para pegawainya, khususnya yang terdekat dengan Kantor Wakil Bupati Lingga, yaitu Sekda Lingga, dan para asistennya.

Tidak hanya meyambangi para pegawai eselon II, Wakil Bupati Lingga juga mengajak petugas Satpol PP yang menjaga ruangannya untuk berselfi sebelum memulai aktivitas di hari Senin.

“Disiplin kerja itu bukan dari saya, tapi sudah sejak lama, dan semua pegawai sudah sangat memahaminya hanya terkadang sering terlarut dengan situasi yang membuat mereka dan kami sulit mengimplementasikan budaya disiplin ini,” ujarnya.

Neko Wesha Pawelloy sangat optimis dengan kondisi bangsa yang diterpa pandemi selama hampir lebih setahun ini, dan memberikan dampak yang sangat besar bagi daerah, tidak membuatnya pesimis untuk terus bekerja membangkitkan semangat para pegawai untuk menjadi kabupaten yang dipimpinnya menjadi lebih baik.

“Tentunya kita tidak bisa mendapat penilaian baik dari semua orang, tapi kita harus tetap optimis dan menghilangkan semua cerita Pilkada, karena saat ini kita membutuhkan kerja nyata dan kerjasama semuanya,” ujarnya.(Rid)

What’s your Reaction?
+1
1
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0