POLRISIJORI TV

[VIDEO] Rahma Belum Izinkan Alfamart dan Indomaret Buka di Tanjung Pinang, Ini Alasannya

×

[VIDEO] Rahma Belum Izinkan Alfamart dan Indomaret Buka di Tanjung Pinang, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini

TANJUNG PINANG — 2 (dua) ritel besar, yakni Alfamart dan Indomaret hingga saat ini belum mendapatkan izin untuk membuka cabangnya di Kota Tanjung Pinang.

Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma, menyampaikan alasannya mengapa Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Pinang belum memberikan izin kepada dua ritel modern itu masuk ke Tanjung Pinang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pertama, kata Rahma, Tanjung Pinang ini bukanlah satu kota yang besar. Sehingga, pemenuhan kebutuhan masyarakat, masih terakomodir melalui swalayan-swalayan yang ada di Tanjung Pinang.

BACA JUGA :  Warga Tanjung Pinang Positif Covid-19 Semakin Bertambah

“Apalagi, di Tanjung Pinang ini jumlah swalayan, mulai dari super market hingga mini market mencapai 106 unit dan tersebar di seluruh penjuru Tanjung Pinang,” kata Rahma, Rabu, 1 Maret 2023.

Yang kedua, sambung Rahma, dengan luas geografis Tanjung Pinang yang hanya sekitar 140 kilometer persegi, dan jumlah penduduk sekitar 230 ribu jiwa, belum layak jika “diserbu” dengan puluhan ritel modern tersebut.

“Mereka berencana buka 40-50 unit. Kalau dikali dua alfa dan indomaret, maka setidaknya akan ada tambahan 100 unit ritel baru,” ungkapnya. 

Alasan selanjutnya, bahwa apa yang disediakan atau produk oleh dua ritel itu, juga tersedia di swalayan-swalayan yang ada sekarang ini.

BACA JUGA :  Lomba Lari 10 K, Lis : Momentum Ini "JADI OBJEK WISATA BARU"

“Dan yang terpenting dari alasan Pemko yaitu, untuk menjaga dan mendorong swalayan lokal untuk bisa bertahan dan mampu berkembang untuk menghidupkan perekonomian Tanjung Pinang,” tegasnya.

Saat disinggung soal penyerapan tenaga kerja oleh 2 ritel itu, Rahma menjelaskan, saat pemaparan dari manjemennya, bahwa dari 7 (tujuh) orang tenaga kerja di satu ritel, yang lokal hanya boleh 4 (empat) orang.

“Untuk itulah, masih banyak pertimbangan kami di Pemko, sehingga belum mengizikan dua ritel ini masuk,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tanjungpinang Terima Penghargaan “DAERAH TERTIB UKUR”

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Tanjung Pinang, Adi Firmansyah, mengatakan, pihak Alfamart dan Indomaret sudah beberapa kali mendatangi kantor Dinas PMPTSP Tanjung Pinang.

“Iya, sudah beberapa kali mereka mendatangi kami, dan hingga saat ini Ibu Wali juga belum memberikan izin karena sejumlah pertimbangan,” kata Adi Firmansyah. 

Menurut Adi, kalau soal adminitrasi perizinan semuanya tidak ada yang berbeda. Namun, di perusahaan mereka ada ketentuan tersendiri, bahwa dalam setiap membuka cabang baru, harus ada persetujuan kepala daerah.

“Di aturan mereka memang begitu,” pungkasnya. ***

(Red)