Walau Dipangkas, KPU Lingga Siap Sukseskan Pilkada

oleh

LINGGA (SK) — Dampak dari pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, berimbas kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga, semula anggaran untuk penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan tersebut sebesar Rp10 milyar, namun saat ini anggaran tersebut dipangkas menjadi Rp8 miliyar karena defisit, walau demikian Komisioner KPU mengaku siap untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lingga tahun 2015 ini.

Ketua KPU Lingga, Agussyuriawan, menyampaikan, KPU sebelumnya telah mengajukan anggaran untuk Pilkada Desember mendatang sebesar Rp11 milyar lebih, namun setelah melalui pembahasan DPRD disetujui sebesar sepuluh milyar lebih, walaupun DPRD Kabupaten Lingga telah menyetujui, dengan adanya pemangkasan oleh Pemkab Lingga anggaran tersebut menjadi Rp 8 milyar lebih.

“Pemangkasan ini Pemkab Lingga beralasan karena defisit anggaran, sehingga anggaran kita juga ikut dipangkas, berapapun anggaran yang diberikan untuk penyelenggaraan Pilkada menjadi tanggung jawab kita, nantinya akan disesuaikan dilapangan,” ujarnya. Kepada wartawan Jumat (3/4/15).

Walau adanya pemangkasan juga terjadi di KPU, hal ini tidak akan mengganggu proses tahapan pilkada, karena KPU Lingga telah menyiapkan draft-draft seperti DPT, TPS, PPK dan PPS serta keperluan lainnya, namun untuk tahapan Pilkada KPU Lingga masih menunggu intrusi KPU pusat.

BACA JUGA  Tim AWe - Nizar Minta KPU Tertibkan Posko Liar Paslon

“Kita yang berada di daerah hanya menunggu draft dari KPU Pusat, untuk menentukan kapan akan dimulainya tahapan tersebut,” lanjut Agussyuriawan.

Sebelumnya telah dikonfirmasi, Plt. Sekda Kabupaten Lingga, M Aini, kepada wartawan disela-sela kegiatan STQ ke-6 mengatakan, akan memprioritaskan anggaran untuk KPU khususnya untuk anggaran pelaksanaan Pilkada.

“Khusus untuk KPU kita akan perhatikan dan tidak ada pemotongan dari anggaran yang diajukan, karena ini sangat penting untuk suksesnya pilkada,” imbuihnya. (SK-Pus)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.