, , , , , ,

Walikota Hadiri Apeksi Sharing Session Kedua di Bali

oleh
Walikota Hadiri Apeksi Sharing Session Kedua di Bali 1
Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul bersama Walikota lainnya menghadiri kegiatan Apeksi Sharing Session Kedua di Bali. (Foto : Humpro TPI)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Walikota Hadiri Apeksi Sharing Session Kedua di Bali
– Selain Berbagi Pengalaman, Turut Dibahas Penghapusan Eselon 3 dan 4.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengadakan kegiatan Sharing Session II tahun 2020 di Grand Inna Sanur Beach, Bali, Jumat, (17/1/2020).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dewan Pengurus Apeksi, yang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu, di Kota Yogyakarta, yang dalam salah satu butir kesepakatannya adalah Apeksi membuat program baru berupa kegiatan yang khusus diadakan hanya untuk walikota.

Selain itu, APEKSI yang diketuai oleh Hj. Airin Rachmi Diany, Walikota Tangerang Selatan ini memberikan beberapa usulan tentang materi yang berkaitan dengan isu hangat yang terjadi diberbagai daerah, khususnya Pemerintah Kota. Acara ini mempunyai makna penting bagi para peserta yang merupakan seluruh Walikota se-Indonesia untuk dapat saling berbagi informasi inovasi, motivasi dan kolaborasi dalam mengembangkan pembangunan di daerah masing-masing.

“Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan APEKSI Sharing Session Walikota II ini adalah agar para Walikota dapat saling berbagi pengalaman dan berbagi informasi agar dapat saling memotivasi,” ujar Airin.

Kota Denpasar yang menjadi tuan rumah Sharing Session Kedua, pada kesempatan tersebut melakukan sharing tentang pengelolaan pemerintahan Kota Denpasar dan Kota Manado. Lalu dilakukan juga diskusi Omnibus Law (Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan). Pada Sharing Session lainnya, Walikota Bogor, Bima Arya, Walikota Denpasar, Ida Nagus Rai Dharmawijaya, dan Walikota Manado, Vicky Lumentut menjadi narasumber. Bersama ketiganya, para walikota seluruh Indonesia berdiskusi tentang permasalahan di daerahnya masing-masing.

Salah satu permasalahan yang diskusikan yaitu soal command center. Sejumlah kota memang belum memiliki command center. Sedangkan topik lainnya yang cukup banyak mendapat perhatian para peserta yaitu tentang pengembangan aplikasi pelayanan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd menanggapi positif kegiatan Sharing Session ini. Menurutnya, ia dapat belajar kepada para walikota yang telah mampu berinovasi dalam tata kelola pemerintahan. Syahrul juga mengatakan, Kota Tanjungpinang sekiranya dapat mengadopsi daerah yang lebih dahulu maju dalam pengembangan wilayahnya, sehingga dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak perlu memulainya dari awal, tetapi langsung action dan adopsi dan tidak membutuhkan waktu yang lama, serta mengisi bagian-bagian mana yang cocok dengan tipikal Tanjungpinang dirasa perlu .

“Pertemuan ini hanya saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman, lalu kami disini juga membahas tentang tema dan pembahasan pada Munas Apeksi di Tangerang Selatan,” ucap Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga mengatakan, pertemuan ini juga membahas tentang penghapusan eselon 3 dan 4. Tidak hanya itu, Syahrul menjelaskan pertemuan ini juga membahas tentang smart city karena sebagian besar kota di Indonesia telah ditetapkan sebagai smart city.

“Untuk Kota Tanjungpinang, kita telah merintis dan mencoba untuk mewujudkan smart city, untuk itulah sebagai narasumber dari Kota Denpasar dan Kota Manado yang telah mendapatkan prestasi hingga ke tingkat ASEAN,” jelas Syahrul.

Hal lainnya yang dibahas yaitu tentang rencana Musyawarah Nasional Apeksi VI di Kota Tangerang Selatan pada pertengahan tahun ini. Sebelumnya juga akan dilaksanakan Sharing Session III yang akan dilaksanakan di Ternate. (FD/Fakhri)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner