GESER UNTUK BACA BERITA
Example 325x300
KEPRITANJUNG PINANG

Walikota Serahkan Kartu Indentitas Anak dan Akta Kelahiran

×

Walikota Serahkan Kartu Indentitas Anak dan Akta Kelahiran

Sebarkan artikel ini
Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, menyerahkan secara simbolis Kartu Indentitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran kepada 10 warga Kelurahan Dompak dan 9 anak usia nol sampai dengan -17 tahun. (Foto : Yuli)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Walikota Serahkan Kartu Indentitas Anak dan Akta Kelahiran

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd, menyerahkan secara simbolis Kartu Indentitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran kepada 10 warga Kelurahan Dompak dan 9 anak usia nol sampai dengan -17 tahun di Kota Tanjungpinang.

Penyerahan tersebut dilakukan saat acara launching penggunaan peralatan dan pelayanan pengujian kendaraan bermotor, di Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor, Jalan Kijang Lama Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis, (9/1/2020).

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, mengatakan program percepatan kepemilikan akta kelahiran dan KIA ini merupakan program yang terus digencarkan dalam mendorong tercapainya tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA :  Lis Hadiri Reuni Pensiunan Rombongan Persatuan Pegawai Perkhidmatan

“Akta kelahiran dan KIA sangat berguna untuk mendata jumlah penduduk di Tanjungpinang. Dari data ini nantinya akan digunakan pemerintah untuk berbagai keperluan, baik untuk keperluan NIK, catatan kesehatan, maupun pendidikan,” ucap Syahrul.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang, Irianto mengapresiasi kelurahan Dompak yang telah melakukan pelayanan jemput bola dalam pengurusan akta kelahiran bagi warganya.

“Kita bersyukur, dari Juli sampai dengan Desember 2019, sudah 1.000 akta yang tercetak. Artinya, tahun ini, kita mencapai target pada program tertib administarasi kependudukan,” ucapnya.

Ditambah Irianto, sepanjang 2019 jumlah akta kelahiran yang sudah diterbitkan di wilayah Tanjungpinang mencapai 87 persen dari 219.395 penduduk, sementara KIA mencapai 22,6 persen atau 17.800 KIA tercetak dari 72.865 anak usia 0 hingga -17 tahun.

BACA JUGA :  Syahrul Ingatkan Generasi Millennial

“Target pertama kita pelayanan satu jam jadi, yang penting persyaratan lengkap,” imbuhnya.

Terkait dengan blangko KTP, lanjut Irianto, tahun ini, Tanjungpinang mendapat 1.000 keping blangko KTP Elektronik dari pemerintah pusat. Sementara, sudah ada 7.800 warga masuk ke dalam daftar tunggu E-KTP, mulai dari perubahan status, alamat, rusak, dan hilang.

Untuk mengatasi keterbatasn blangko KTP eletronik, Disdukcapil memprioritaskan pencetakan e-KTP untuk pemula atau anak berusia 17 tahun. Sedangkan, untuk yang menganti e-KTP bisa diajukan pada Maret.

“Kita utamakan untuk pemula, tapi, jika masyarakatnya aktif datang ke Disdukcapil, ada blangkonya, ya kita bantu,” tuturnya.

Meski begitu, pihaknya tetap meminta masyarakat tidak khawatir terkait pencetakan e-KTP. Karena, pihaknya akan berupaya mendatangi pemerintah pusat untuk mendapatkan penambahan balngko e-KTP.

BACA JUGA :  Rahma Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 46 Pejabat Administrator dan Pengawas

“Rencanya, pertengahan Februari nanti, kita akan ke Jakarta lagi untuk mengambil tambahan blangko e-KTP,” kata dia.

Sementara, Lurah Dompak, Hery Susanto, menyebutkan ada 1.024 warga kelurahan dompak yang belum memiliki akta kelahiran. Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan RT dan RW membantu warga dalam pengurusan administrasi kependudukan.

“Alhamdulillah, dari 1.024 warga, sudah 1.000 akta kelahiran yang diterbitkan. Pembuatan 1.000 akta kelahiran ini merupak program yang digagas Kelurahan Dompak dengan konsep gerakan sadar administrasi. Ini juga untuk mendukung Tanjungpinang sebagai Kota Layak Anak,” ucapnya. (Tri/Diskominfo)