Wan Samsi : Kearsipan Jadi Salah Satu Penilaian Kinerja Pemerintah

oleh
Wan Samsi : Kearsipan Jadi Salah Satu Penilaian Kinerja Pemerintah 1
Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S.Pd, menyerahkan piala kepada Juara I Pemilihan Unit Kearsipan Teladan Katagori Pengolahan Arsip OPD Se-Kota Tanjungpinang, yang diterima oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs H Tengku Dahlan. (Foto : Ist)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Wan Samsi : Kearsipan Jadi Salah Satu Penilaian Kinerja Pemerintah

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Drs H Wan Samsi MM, mengatakan, pengelolaan arsip yang baik dan benar itu sangat penting sekali, terutama bagi instansi pemerintah.

“Karena arsip itu mulai sekarang sudah dijadikan salah satu penilaian kinerja pemerintah. Pemerintah yang mengelola arsip dengan baik dan benar, akan mempengaruhi nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP),” kata Wan Samsi, usai upacara Hari Kesaktian Pancasila, yang sekaligus diumumkan pemenang kategori pengelolaan arsip terbaik, di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa, (1/10/2019) pagi.

Ia menambahkan, lomba tersebut terbagi dua katagori, yang pertama lomba pengelolaan kearsipan teladan/terbaik, yang satu lagi lomba sadar arsip terbaik, maksudnya yang mengumpulkan arsip terbanyak, atau yang paling semangat mengumpulkan arsip terbanyak.

“Karena kalau arsip tidak terkumpul, kami (dinas yang ia pimpin, red) tidak bisa kerja,” tambah Wan Samsi.

Berdasarkan penilaian dari tim penilai Arsip Nasional Republik Indonesia dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, yang mendapat nilai tertinggi adalah Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, dengan perolehan nilai sebesar 100 yang menjadi Dinas Percontohan.

Adapun para pemenang dalam katagori Pengelolaan Arsip Terbaik yaitu, Juara 1 Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang dengan jumlah nilai 96, Juara 2 Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang dengan jumlah nilai 93.25, dan Juara 3 Kecamatan Tanjungpinang Barat dengan jumlah nilai 87.25.

Sementara itu pemenang untuk kategori Sadar Arsip Terbaik, juara 1 Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang dengan jumlah nilai 75, Juara 2 Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang dengan jumlah nilai 55, Juara 3 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tanjungpinang dengan jumlah nilai 50.

Selain mendapatkan hadiah berupa trophy, pemenang juga mendapatkan uang pembinaan yaitu untuk juara 1 sebesar Rp. 3.000.000, Juara 2 sebesar Rp. 2.000.000 , Juara 3 sebesar Rp. 1.000.000

Penyerahan hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Walikota Tanjungpinang H Syahrul S.Pd dengan didampingi Wakil Walikota Hj Rahma S.IP dan Pj Sekretaris Daerah Kota Drs H Tengku Dahlan MT

Wan Samsi menambahkan, seleksi sudah dilaksanakan sejak Januari selama tahun 2019, dinilai lebih kurang 9 bulan, oleh tim penilainya dari Arsip Nasional dan tim Arsip Provinsi Kepulauan Riau.

Para pemenang, sambungnya, saat ini belum direncanakan untuk diikutkan ke tingkat yang lebih tinggi, namun diadakan perbaikan dulu, dan setelah dilakukan perbaikan baru bisa diikutkan tahun depannya.

Kemarin mereka juga diberikan ilmu bagaimana tata cara pengelolaan kearsipan yang baik. Nara sumber pemateri selain dari pusat, juga termasuk Kepala Sub Rayon wilayah II.

Dijelaskan ada 4 (empat) pilar kearsipan yang terdiri dari, Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi arsip (JRA), dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis (SKKAAD), yang harus dilengkapi semua.

“Tahun ini pembenahan dulu. Nanti kalau sudah dilengkapi atau terwujud, baru bisa diikutkan untuk tingkat Nasional tahun depannya. Makanya, tim penilai dari Nasional sengaja kita undang, supaya nanti produknya bisa kelas nasional,” jelasnya.

Namun untuk tingkat nasional tahun depan, Wan Samsi belum tahu kapan, karena akan mendaftarkan dulu melalui Sub Rayon Wilayah II, yang wilayahnya meliputi Aceh, Sumatra Barat, Sumatra utara, dan Riau.

Mengapa tidak ada tingkat Provinsi, Ia menjelaskan, bahwa untuk tingkat Provinsi tidak ada, hanya meminta di audit oleh tingkat Provinsi. Kalaupun ada hadiah yang diberikan bagi pemenang, itu untuk memberikan motivasi penyemangat agar mereka bergairah dan berlomba memperbaiki arsipnya.

Wan Samsi juga mengatakan, bahwa Walikota mengharapkan kepada OPD untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk membenahi arsipnya masing-masing, supaya arsip yang dikelola bisa terawat dan terpelihara dengan baik, untuk pertanggungjawaban administrasi pemerintahan dan untuk pertanggungjawaban hukum

“Beliau (Walikota, Red) juga minta dengan adanya lomba ini, OPD mempersiapkan diri arsipnya untuk kesiapan lomba di tingkat Nasional tahun depan,” pungkasnya. (Wak Rans)

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...