HEADLINEHUKRIMPOLRIRIAU

Warga Desa Tanjung Bakau Ditangkap di Desa Wonososari, Ini Kronologis Kejadiannya

×

Warga Desa Tanjung Bakau Ditangkap di Desa Wonososari, Ini Kronologis Kejadiannya

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berinisial HI warga Desa Tanjung Bakau ditangkap Unit Resnarkoba Polsek Rangsang Polres Kepulauan Meranti. (Foto : Ist)

MERANTI – Seorang pria berinisial HI, warga Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, ditangkap Unit Resnarkoba Polsek Rangsang, Polres Kepulauan Meranti, kerena kedapatan memiliki narkotika jenis Sabu di dalam handphone miliknya, Jumat, 22 September 2023, sore.

Kapolsek Rangsang, IPDA Anton Hilman SH, membenarkan tentang penangkapan terduga pelaku Pengedar Narkotika jenis Sabu berinisial HI, merupakan warga Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Setelah menemui beberapa bukti dari hasil penggeledahan, tim langsung membawa terduga pelaku ke Mapolsek Rangsang guna proses lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Rangsang, IPDA Anton Hilman SH.

Adapun kronologis kejadiannya berawal pada Jumat, 22 September 2023, sore, sekira pukul 15.00 WIB, personil Polsek Rangsang mendapat informasi bahwa masih sering beredarnya narkotika di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang.

Mendapat informasi itu, Kapolsek Rangsang, IPDA Anton Hilman SH, langsung memerintahkan Unit Reskrim bersama tim untuk melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan.

Selanjutnya sekira pukul 17.30 WIB, tim dari Polsek Rangsang melihat seorang mencurigakan melintas di jalan Utama Desa Wonososari, Kecamatan Rangsang, menggendarai sepeda motor dan sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh masyarakat tersebut.

Kemudian tim dari Polsek Rangsang langsung mengejar dan melakukan penangkapan dan diinterogasi. Aparat akhirnya mendapati bahwa yang bersangkutan adalah benar orang yang dicurigai.

Terhadapnya langsung dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh Kepala Desa Wonososari, M Zaini dan ditemukan 1 (satu) bungkus plastik kecil berisikan serbuk kristal yang diduga narkotika jenis Sabu di dalam handphone merek ViVO V 2043 dan pelaku juga mengakui bahwa barang itu miliknya. 

“Tidak hanya itu, tim juga melakukan penggeledahan di dalam rumah pelaku yang beralamat di jalan Diponegoro, Desa Tanjung Bakau. Disana ditemukan 5 (lima) plastik kecil berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis Sabu,” ungkap Kapolsek Anton. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan tim, bebernya, berupa 6 (enam) bungkus plastik berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis Sabu, 1 (satu) Unit handphone merek Vivo V2043 warna biru, 1 (satu) set alat hisap (bong), 1 (satu) buah korek api, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 1 (satu) buah tabung diduga tempat menyimpan Sabu, 2 (dua) buah sendok Sabu, 2 (dua) gunting, 10 lembar plastik klep, uang berjumlah Rp 150 ribu (3 lembar uang kertas pecahan Rp 50 ribu, 1 unit sepeda motor merek Honda Supra warna putih kombinasi merah dan hitam Nopol BM 6054 XD.

“Terhadap yang bersangkutan dipersangkakan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 UU Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling singkat 5 tahun penjara,” pungkas Kapolsek Anton. ***

(Luk)