, , , , , , , , , , ,

Warga Menjerit, Alat Pelindung Diri COVID-19 Sulit Diperoleh

oleh
Plt Gubernur Kepri, Isdianto menyerahkan bantuan keuangan untuk penanganan COVID-19 di Kota Tanjungpinang kepada Walikota Tanjungpinang, Syahrul. (Foto : Prokopim TPI)

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Pemerintah Daerah berikut aparat terkait, gencar memberi sosialisasi pencegahan bahaya Virus Corona (COVID-19). Namun permintaan ini belum dibarengi pembagian Alat Pelindung Diri (APD) seperti Rapid Test, masker, tablet anti virus dan sebagainya.

”Kami seperti orang bodoh yang tengah ketakutan. Pemerintah minta kita waspada dengan Virus Corona. Tapi, mereka hanya minta saja tanpa dibarengi bantuan Alat Pelindung Diri. Sama saja bohong, Pak,” kata Darsono, Pengojek Tanjungpinang, Minggu, (5/4/2020).

Beberapa warga lainnya senada dengan pengojek ini. Jangankan bagi-bagi APD, sosialisasi saja tidak merata. Bersyukur masih ada aparat polisi yang terkesan gencar mengingatkan bahaya virus ini.

”Seharusnya, pemerintah daerah yang harus gencar melakukan sosialisasi, Bukan polisi. Ini malah terbalik. Polisi bertungkus lumus, aparatur pemerintah daerah asik di dalam rumah. Tolonglah, warga benar-benar menjerit saat ini. Para pegawai jangan ikut sembunyi di rumah. Mana tanggungjawabnya sebagai pelayan masyarakat,” kata Bude Jamu, diamini beberapa warga lainnya.

Wanita penjual jamu keliling ini menambahkan, ia pernah bermaksud membeli masker. Namun, saat mendengar harganya, nyalinya langsung ciut. Bayangkan, 1 kotak masker, dijual Rp 370 ribu.

”Bagi orang kaya tidak masalah harga mahal. Tapi, bagi orang miskin, harga ini memberatkan sekali. Akhirnya, kita bertahan keluar rumah tanpa mengenakan masker dan APD lainnya. Pemerintah daerah harus mengetahui hal ini,” katanya, penuh sesal.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk tenaga medis. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gedung Daerah, Selasa, (31/3/2020). Selain APD, Isdianto juga menyerahkan bantuan uang bantuan sebesar Rp 750 juta.

Adapun bantuan yang diberikan adalah APD berjumlah 100 buah, Rapid Test sebanyak 2.400 pack, masker 5.000 pack dan tablet anti virus sebanyak 2.000 pack.

“Bantuan APD ini baru saja datang dari pemerintah pusat kemarin, dan kami membaginya kepada tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Saya tahu jumlah ini belum memadai, tetapi cukup membantu para tenaga medis dalam bekerja, begitu juga bantuan keuangan untuk Kota Tanjungpinang, saya tahu belum seberapa jumlahnya bila dibanding dengan kondisi Kota Tanjungpinang saat ini,” ujar Isdianto.

Isdianto menyebutkan, bantuan dari pemerintah pusat baru sampai 2000 APD. Jumlah tersebut masih belum cukup dalam penanganan Covid-19. Maka itu, Kepri kembali menyurati Presiden RI untuk bantuan 5000 APD lagi. Sampai saat ini Pemprov Kepri sendiri masih mencari tempat yang tepat untuk memesan APD. Dana untuk pembelian APD sudah disiapkan.

Pemprov Kepri dan Walikota/Bupati se-Kepri saat ini terus berusaha melakukan gerak cepat dalam penanganan Covid-19, agar tidak menyebar dan memakan korban lebih banyak lagi.

“Kami juga mengajak semua masyarakat Tanjungpinang untuk ikut serta membantu penanganan Covid-19 ini, dalam bentuk apa saja,” ajak Isdianto.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd, mengucapkan terima kasih atas bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Kepri. Uang tersebut sangat berarti dalam kondisi sulit penanganan Covid-19 ini.

“Atas bantuan ini kami ucapkan terima kasih, semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk penanganan Covid-19 ini. Pemko Tanjungpinang dalam hal ini terus melakukan upaya pencegahan dari segala unsur lapisan masyarakat, para Lurah dan Camat gencar memberikan edukasi kepada masyarakat dan melakukan upaya mandiri dengan menyemprotkan cairan disinfektan di rumah-rumah warga,” ungkap Syahrul.

Syahrul juga menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang untuk turut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Kami telah mengeluarkan imbauan dan edaran dalam upaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap Covid-19 kepada masyarakat, rumah ibadah, sekolah dan lain sebagainya, kami harap masyarakat dapat memahami apa yang telah kami imbau tersebut guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini,” lanjutnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Kepri H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua I DPRD Kepri Dra. Hj. Dewi Kumalasari M.Pd, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma S.IP, FKPD Kota Tanjungpinang, para Kepala OPD Kepri dan Kota Tanjungpinang. (R Rich)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]