, ,

Warga Perum Bella Vista Tidak Terima Suaminya Jadi Tersangka

oleh
Warga Perum Bella Vista Tidak Terima Suaminya Jadi Tersangka 1
Kuasa hukum Weni melakukan upaya pra peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Tanjung Balai Karimun. (Foto : Taufik)
banner 4921x615

banner 2560x472

Click to rate this post!
[Total: 3 Average: 5]

Sijorikepri, Karimun – Weni, warga Perum Bella Vista, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, tidak terima suaminya Al Falah (36), dijadikan tersangka kasus penipuan, yang saat ini sudah ditahan Polres Karimun.

Malalui 4 (empat) Kuasa Hukumnya, Weni melakukan upaya Pra Peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Tanjung Balai Karimun, Selasa, (27/10/2020).

Empat kuasa hukum tersebut, terdiri, Muhammad Udik Sugianto SH, Junaidi Syahputra SH, Aggra Satria Sitindaon SH dan Deasy Trihartanti SH.

Muhammad Udik Sugianto SH, mengatakan, mereka telah melakukan upaya pra pradilan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Tanjung Balai Karimun, dan berkas sudah diterima.

“Ya, kedatangan kami ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, untuk melakukan upaya pra peradilan. Berkas pun sudah diterima oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTST) Bagian Pidana,” kata Muhammad Udik Sugianto SH.

Muhammad Udik Sugianto, memaparkan, alasan kliennya melakukan upaya pra peradilan ini karena dipastikan ada hal yang membuat kliennya melakukan upaya ini. Diantaranya tentang dalam proses penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh kepolisian, dalam hal ini Satreskrim Polres Karimun dan bukti lainnya.

“Tentu, ada alasan yang membuat klien kami melakukan upaya pra peradilan ini. Dan bukti lainnya itu akan kami ungkapkan dipersidangan nantinya,” paparnya.

Lebih lanjut, M Udik Sugianto, menuturkan, sesuai dengan permohonan yang dilakukan ini, dalam gugatan pra peradilan ini diterima PN Tanjung Balai Karimun Kelas II, ada 12 (dua belas) poin permintaan, selain mengabulkan dan membebaskan Kleinnya.

Pertama, menyatakan menerima permohonan Pemohon Pra Peradilan untuk seluruhnya. Kedua, menyatakan tidak sah penetapan tersangka terhadap diri pemohon Al Falah berdasarkan Surat Ketetapan Penetapan Tersangka Nomor : S.Tap/16/X/2020/Reskrim, tanggal 04 Oktober 2020.

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner 740x400

banner 1050x130