, , , , ,

Warga Perumahan Pasir Mantang, Tanjung Sengkuang, Terjangkit Positif Covid 19

oleh
Warga Perumahan Pasir Mantang, Tanjung Sengkuang, Terjangkit Positif Covid 19 1
Wali kota Batam, Muhammad Rudi. (Foto : MC Batam)

Sijori Kepri, Batam – Salah seorang warga perumahan Pasir Mantang, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, berinisial JH (37), terjangkit positif Corona Virus Disease 2019 (COVID 19). Ia menambah deretan warga Batam terjangkit positif, yang hingga kini jumlahnya mencapai 252 orang.

Walikota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam, HM Rudi, saat memberi keterangan Uptade perkembangan Covid-19 Batam, 10 Juli 2020, mengatakan tanggal 6 Juli 2020, yang bersangkutan memeriksakan diri ke Klinik Assifa Bengkong, untuk melakukan pemeriksaan RDT guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Kota Medan Sumatera Utara, yang hasilnya diperoleh Reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaan RDT nya tersebut, selanjutnya pemantauan dan penanganan yang bersangkutan dilakukan oleh Puskesmas Tanjung Sengkuang sesuai dengan alamat tempat tinggalnya.

Kemudian pada tanggal 07 Juli 2020 oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Tanjung Sengkuang yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 guna melaksanakan karantina/isolasi di rumah sakit tersebut.

”Keesokan harinya, tanggal 8 Juli 2020, bertempat di RSKI Covid-19 Galang, dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorokan yang hasilnya yang bersangkutan Terkonfirmasi Positif,” kata Rudi.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini telah ditempatkan di ruang perawatan isolasi atau karantina di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang, Kota Batam.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19. (Wak Dar)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *