Warga Suka Berenang “NEKAD GANTUNG DIRI”

oleh

TANJUNGPINANG (SK) – Gara-gara kesulitan ekonomi dan sakit, salah seorang warga yang tinggal di Suka Berenang, Jalan Ir Sutami No.45, Tanjungpinang, (samping Toko Colombia, Red) yang bernama Krb alias Sugeng alias Sun Heng, alias Aseng (50), nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kediamannya.

Menurut saksi RT setempat yang bernama, Said khairudin (46), warganya yang berinisial Krb pernah bercerita alias curhat kepadanya, mengenai masalah kesehatan dan ekonominya.

“Krb pernah bercerita, bahwa Ia mengalami sakit tulang pinggul dan kesulitan ekonomi,” cerita Said, Kamis, (15/12/2016).

Kronologis Kejadian yaitu, pada hari Kamis tanggal 15 Desember 2016, sekitar Pukul 08.00 WIB, istri Krb yang bernama Mardiana (saksi), menemukan suaminya telah tergantung dengan seutas tali.

BACA JUGA :  Tinggalkan Surat Wasiat, Guru SMKN 5 Batam Tewas Gantung Diri

“Pada Pukul 08.00 WIB, saya menemukan Krb gantung diri, dengan menggantungkan dirinya di bawah tangga menuju Lt. 2 ruko, dengan menggunakan seutas tali nilon. Kemudian pada Pukul 08.30 WIB, saya menurunkan Krb dengan cara memotong tali menggunakan gunting,” kata wanita 40 Tahun itu.

Salah seorang karyawan Toko Colombia, Jayadi (37), yang berada di samping rumah Mariana, menceitakan bahwa Ia di panggil oleh istri KRb, untuk membantunya sekitar Pukul 08.45 WIB.

“Saya dipanggil Mardiana untuk membantu Krb, dan saya melihat Krb sudah berada di lantai, diduga sudah diturunkan oleh Mardiana, Istri Krb,” tutur Jayadi.

Kemudian pada pukul 09.00 WIB, Mardiana dan para saksi yang lain, membawa Krb ke RSAL Tanjungpinang. (SK-MU/C)

BACA JUGA :  Seorang ABG Tewas di Perumahan Suka Jadi Batam

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.