Warga Tambelan Panik “JALUR TRANSPORTASI PUTUS”

oleh

– Merasa di Anak Tirikan oleh Pemerintah.

BINTAN (SK) — Warga Kecamatan Tambelan Panik, julur transportasi dari Tanjungpinang ke Tambelan putus, dikarenakan kapal KM Sabuk Nusantra mengalami kerusakan. Hampir tiga bulan lamanya warga menanti kabar, kapan jalur transportasi ini dapat kembali normal lagi.

Kekhawatiran ini disampaikan salah satu warga Tambelan yang ada di Tanjungpinang, Robbi Fatria, yang mengatakan, bahwa sanak saudara mereka di sana akan banyak mengalami kekurangan persediaan barang yang dibutuhkan, seperti sembako dan lain-lainnya.

“Hampir setiap tahun kendala transportasi selalu dialami warga tambelan. Apalagi tahun ini Warga Tambelan Yang Ada di Indoensia, akan meyelenggarakan halal bihala secara serentak, akan pulang ke kampung halaman untuk melihat perkembangan dan kemajuan kampung halamannya,” kata Robbi, yang juga Ketua KPU Kota Tanjungpinang, waktu bincang-bincang di Warung Kopi Papadaan, kemarin.

BACA JUGA :  KM Bukit Raya Belum Ada Wacana “SANDAR di PELANTAR II”

Robby juga mengatakan, masalah transportasi ini sudah terjadi selama lebih kurang tiga bulan. Hal ini disebabkan kurang tanggapnya Pemerintah Daerah maupun pihak Pelni, yang tahu benar akan permasalahan kapal rusak, tidak segera di arifi dengan bijaksana.

“Inilah yang membuat warga Tambelan merasa di anak tirikan,” kata Robbi Fatria, yang sangat menyesalkan hal ini terjadi.

Ia berharap, agar pemerintah daerah baik Pemprov maupun Pemkab Bintan, untuk segera mencarikan solusi terhadap permasalah tersebut.

“Kami mendesak pemerintah untuk mencarikan solusi terhadap permasalah ini, agar warga Tambelan dapat hilir mudik ke kampung halamannya,” harapnya. (SK-Fy)

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.