Wujudkan Pembumian Pantun di Kepri, Juramadi Esram Lounching Program Sapa SaJa

oleh
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, HM Juramadi Esram, saat Lounching Program Sapa SaJa bersama personil Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. (Foto : Ist)

Tanjung Pinang — Dalam rangka pembumian Pantun di Provinsi Kepri, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr HM Juramadi Esram SH MT, lounching program Satu Pantun Setiap Jumat (Sapa SaJa), dilaksanakan usai Yasinan Jumat, di ruang rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, di Pulau Dompak, Tanjung Pinang, Jumat, 9 September 2022. 

“Dengan mengucapkan Bismillahhirohmannirohim, Program Sapa SaJa dilounching, semoga bisa menjadi viral dan mengena di seluruh hati masyarakat Kepri dalam Pembumian Pantun,” ucap Datok Wira Utama ini, yang optimistis Pantun akan makin membumi di Kepri. 

Untuk diketahui, Program Sapa SaJa ini merupakan program yang mewajibkan dan meminta setiap pegawai Dinas Kebudayaan membuat satu Pantun setiap hari Jumat. Kemudian, Pantun itu dikumpulkan di dalam WA Grup Pantun Dinas Kebudayaan Kepri. 

BACA JUGA :  "PANTUN" Akan Jadi “WARISAN BUDAYA DUNIA”

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat melatih para pegawai Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri dalam membiasakan dan membumikan Pantun.

“Kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujar Ketua LAM Tanjung Pinang ini. 

Sebagai Insan Kebudayaan, lanjut Esram, harus memberikan contoh. Terlebih dahulu dalam membiasakan Pantun dalam kehidupan sehari hari. 

“Setelah lancar nantinya juga dilakukan tanya jawab melalui Pantun, semacam berbalas pantun dalam Grup yang kita buat. Setelah terkumpul banyak hasil karya Orisinil Pantun insan Dinas Kebudayaan, maka akan dibukukan. Mudah-mudahan akhir tahun atau tahun depan bisa terwujud ide Pembukuan Pantun Insan Dinas Kebudayaan tersebut,” harap Mantan Sekda Kabupaten Lingga ini. 

Hal ini juga sesuai dengan amanat dari UNESCO, yang telah memberikan penghargaan kepada Indonesia melalui Provinsi Kepri dalam mengembangkan Pantun. 

BACA JUGA :  Wakili Gubernur, Asisten 1 Kepri Hadiri Penutupan MTQ X Bintan

“Sekiranya Pantun ini statis dan tidak berkembang di tengah kehidupan masyarakat, maka bisa saja dicabut Penghargaan tersebut. Karena itu, sudah tugas bersama untuk memajukan Pantun di bumi Kepri ini,” ungkap Esram. 

Hadir langsung saat lounching, Sekretaris, Kepala Bidang, Pamong Budaya, serta pegawai dilingkungan Dinas Kebudayaan. 

Banyak gebrakan dan inovasi yang dilakukan HM Juramadi Esram, setelah program Yasinan tiap Jumat, Apel tiap Selasa pagi, kini inovasinya mewajibkan setiap pegawai membuat satu Pantun tiap Jumat. (ds)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.