, ,

Kembali Pasangan Suami Istri di Batam Jadi Korban Jambret

oleh
2 Pelaku Jambret di Sei Temiang Batam berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Sekupang. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Kembali pasangan suami istri di Batam jadi korban Pelaku Curas (Jambret) dengan pelaku berinisial F dan TH, di Jalan Raya Diponegoro (depan Pemakaman Sei Temiang), Kota Batam, Sabtu, (29/05/2021), sekira pukul 19.30 WIB.

Kapolresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Yos Guntur, melalui Wakapolsek Sekupang, AKP Trimanta, ketika dikomfirmasi membenarkan adanya dugaan Tindak Pidana Curas atau Jambret di Jalan Raya Diponegoro (depan Pemakaman Sei Temiang) Kota Batam.

“Saat ini kedua pelaku telah diamankan oleh Reskrim Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Trimanta, didampingi Kanit Reskrim Polsek Sekupang, IPTU Buhedi Sinaga, Kasi Humas Polsek Sekupang, IPTU Tigor Sidabariba, di Halaman Mapolsek Sekupang, Senin, (07/06/2021).

Kronologis kejadian berawal pada saat korban hendak pergi bersama istrinya ke rumah saudaranya di daerah Tiban. Sesampainya di Jalan Raya di Ponegoro (depan Pemakaman Sei Temiang), datang 1 (satu) motor yang dikendarai oleh 2 (dua) orang laki-laki memepet motor korban, dan mengambil 1 (satu) buah tas milik korban dengan cara memotong tas tersebut.

BACA JUGA  Ini Amanat Kapolri Pada “HUT BHAYANGKARA KE 71 di NATUNA”

“Saat itu korban dan pelaku terjatuh, kemudian sempat dikejar oleh warga, namun pelaku melarikan diri,” ungkap Trimanta.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, korban mengalami kerugian Rp 3 Juta. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang.

Menerima laporan dari korban Jambret, dengan gerak cepat Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang, IPTU Buhedi Sinaga, melakukan penyelidikan di lapangan menuju ke TKP.

Kemudian pada hari Sabtu, (06/06/2021), Unit Reskrim Polsek Sekupang mendapatkan informasi tentang keberadaan Pelaku inisial F, yang saat itu sedang di rumahnya di Pulau Akar Barelang. Tim langsung menuju ke rumah pelaku, dan berhasil mengamankan pelaku F tanpa perlawanan.

Setelah diintrogasi, Pelaku F mengakui perbuatannya, dan pelaku F mengatakan perbuatan itu dilakukan bersama dengan Pelaku TH, yang saat itu sedang berada di rumahnya di tempat Wisata Dendang Melayu. Dan Tim kembali berhasil mengamankan pelaku TH. Selanjutkan kedua pelaku di bawa ke Polsek Sekupang untuk Pemeriksaan lebih lanjut.

Terdapat barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) tas sandang warna merah jambu, 1 (satu) dompet warna merah jambu, 1 (satu) HP merk Oppo warna Putih, 5 (lima) Kartu BPJS, 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio J warna hitam, serta 1 (satu) bilah pisau.

BACA JUGA  Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Tergantung

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (1) , ayat (2) sub 1e dan 2e KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) Tahun Penjara,” tutup Wakapolsek Sekupang, AKP Trimanta. (Wak Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.