BATAMHEADLINE

Monitoring Laporan SP4N LAPOR, Ombudsman Kepri: Pemda Belum Maksimal Lakukan Evaluasi

×

Monitoring Laporan SP4N LAPOR, Ombudsman Kepri: Pemda Belum Maksimal Lakukan Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari bersama peserta kegiatan Monitoring SP4N LAPOR. (Foto : Ist)

BATAM — Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Monitoring atau Pengawasan Berkala terkait Tindaklanjut Laporan pada SP4N LAPOR terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) se-Provinsi Kepri di Aston Hotel Pelita Batam pada Senin (6/5/2024). Hadir dalam acara tersebut Ketua Ombudsman RI, Dr (Cand.) Ir Jemsly Hutabarat SH MM, Bagian Organisasi dan Tata Laksana, serta Inspektorat se-Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Adi Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari Ombudsman RI Perwakilan Kepri untuk melakukan tindak lanjut penyelesaian laporan pada SP4N LAPOR, sebagai upaya pencegahan mal-administrasi, yaitu penundaan berlarut atas laporan yang telah disampaikan masyarakat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kegiatan ini telah kita lakukan setiap tahunnya, minimal setahun sekali. Ini merupakan inisiatif dari Ombudsman RI Perwakilan Kepri sebagai bagian dari pengawas penyelenggaraan SP4N LAPOR dengan melakukan kegiatan yang sifatnya berkelanjutan tindak lanjut penyelesaian laporan pada SP4N LAPOR,” jelas Adi Permana, dalam acara tersebut.

Berbeda dengan kegiatan monitoring sebelumnya, kali ini dilakukan diskusi panel bersama 3 narasumber yang membahas berbagai aspek terkait SP4N LAPOR. Para narasumber, antara lain, memaparkan pentingnya pengelolaan SP4N LAPOR bagi Pemda, strategi Pemda dalam meningkatkan layanan pengaduan melalui SP4N LAPOR, dan urgensi mitigasi penanganan laporan berulang oleh Pemda di Kepri.

“Harapannya melalui diskusi panel dengan narasumber terkait, penyelenggara dapat menyelenggarakan serta mensosialisasikan SP4N LAPOR lebih maksimal melalui kanal-kanal yang ada,” tutur Adi.

BACA JUGA :  Jelang Penilaian Kepatuhan Penyelenggara Pelayanan Publik, Ombudsman Kepri Lakukan Sosialisasi

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari, menyoroti substansi yang sama berulang kali dilaporkan masyarakat kepada Ombudsman, menunjukkan belum adanya evaluasi yang baik dari penyelenggara. Ia menekankan pentingnya penyelenggara menerapkan prinsip-prinsip berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur dalam pelayanan publik.

“Kami perhatikan saat ini penyelanggara memang sudah memenuhi 14 standar pelayanan publik, namun seringkali lupa untuk menerapkannya sehingga muncul keluhan berulang dari masyakarat hingga sampai ke Ombudsman,” ujar Lagat.

Lagat juga mengingatkan agar pengelolaan pengaduan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga penyelenggara dapat mencegah risiko terjadinya mal-administrasi yang berulang. SP4N LAPOR dianggap sebagai wadah yang disiapkan pemerintah untuk sarana pengaduan pelayanan publik, yang bisa menjadi alat untuk evaluasi dan pencegahan terulangnya keluhan dari masyarakat.

BACA JUGA :  Sosialisasi di Batam, Kepala Ombudsman RI: Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik Penuhi Standar Zona Hijau, Naik Signifikan Capai 70,7%

“SP4N LAPOR ini merupakan manajemen pengelolaan laporan. Bapak/Ibu dapat melakukan evaluasi juga melalui sistem ini untuk melihat mana substansi yang perlu diperhatikan agar dapat dicegah dan tidak terulang kembali,” jelas Lagat.

Usai diskusi panel, acara dilanjutkan dengan Monitoring Tindak Lanjut Laporan pada SP4N Lapor Pemda Provinsi/Kota/Kabupaten se-Kepulauan Riau. Beberapa Pemda masih memiliki laporan dengan status on progress, sehingga Ombudsman RI Perwakilan Kepri akan mengirim surat untuk meminta klarifikasi kepada Pemda terkait hal tersebut. ***

(Wak Dar)