Proyek Miliaran Rupiah di Singkep Tanpa Pengawasan

oleh

LINGGA (SK) — Proyek pengerasan dan pelebaran jalan di Kecamatan Singkep yang menelan anggaran miliaran rupiah diduga tanpa diawasi tim pengawas. Hal tersebut tentunya menimbulkan pertanyaan atas pengerjaan proyek jalan itu yang diharapkan sesuai dengan harapan masyarakat nanti.

Dua pekerjaan jalan yang dipantau Haluan Kepri dengan pagu anggaran mencapai miliaran rupiah itu sudah mulai berjalan saat ini. Namun sayangnya tidak ada pengawasan ketat baik dari konsultannya maupun dari dinas terkait. 

Seperti yang terlihat di sepanjang jalan menuju Bukit Timah Singkep yang nilai proyeknya Rp4.836.307.000 dikerjakan oleh PT Visi Tekniktama Unggul. 

Proyek kedua yang diduga tanpa konsultan pengawasnya, yakni pekerjaan peningkatan Jalan Gunung Muncung dengan nilai proyek sebesar Rp3.753.495.000, di kerjakan oleh prusahaan PT Trialam Penagi.

Hal yang menjadi keanehan adalah proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut juga bebas dari pengawasan. Hal itu dapat dikita lihat pada plang proyek yang ada.

Pada papan plang sebagai papan informasi terkait pekerjaan pada kolom konsultan pengawas tidak tertera dari perusahaan mana ataupun konsultan mana yang mengerjakannya.

Selain itu pada kolom pelaksana proyek tidak menyatu dengan plang alias hanya tempelan. Sedangkan proyek tersebut menelan anggaran yang sangat besar.

“Kalau memang tidak ada konsultan pengawasnya itu tidak boleh. Pasalnya nanti siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Salah benar pekerjaan mana kita tahu. Karena di papan plang proyek sudah jelas tidak ada konsultanya. Dalam artian, proyek ini tidak ada pengawasanya,” kata AR, salah seorang pekerja konsultan ketika dimintai tanggapannya terkait pengerjaan proyek jalan di Bukti Timah dan juga tanah Sejuk Kecamatan Singkep.

Kata AR, fungsi konsultan pengawas dalam pengerjaan sebuah proyek sangat penting. Pasalnya ketika terjadi penyimpangan atau pun tidak sesaui dengan rancangan awal, maka disinilah peran konsultan pengawas untuk mengawasi. Kalau tidak diawasi siapa yang berani menjamin proyek itu benar.

Ia juga menyayangkan Dinas PU dinilai tidak teliti dalam melaksanakan pekerjanya. “Yang menyiapkan plang dan mencetak kan mereka. Kontraktor hanya beli plang yang sudah siap. Kenapa  papan informasinya tidak jelas. Bisa saja proyek ini memang tidak diawasi. Ini menyalahi aturan,” beber AR.(hk-jfr)

http://www.haluankepri.com/lingga/66388-proyek-miliaran-rupiah-di-singkep-tanpa-pengawasan.html

 

No More Posts Available.

No more pages to load.