Bawaslu Kepri Akan Tindak Tegas “OKNUM PANWASLU YANG LANGGAR ATURAN”

oleh
Bawaslu Kepri Akan Tindak Tegas “OKNUM PANWASLU YANG LANGGAR ATURAN” 1
Ketua Bawaslu Kepri, Razaki Persada, saat memberikan keterangan pers di RM. Bundo Kandung, Tanjungpinang. (Foto : M Danu)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
– Buka Posko Pengaduan Demi Netralitas dan Independensi.
– Ini Tindakan Bagi Oknum Panwaslu Yang Langgar Aturan.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Demi untuk menjaga Netralitas dan Independensi, Bawaslu (Badan Pengawasan Pemilu) Provinsi Kepulau Riau akan menindak tegas apa bila ada oknum Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) yang mencoba berpihak atau istilah lain ada bermain mata kepada salah satu kandidat Pilwako Tanjungpinang yang akan diselenggarakan di tahun 2018 mendatang.

Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Kepri, Dr H Razaki Persada SE M.Si, didepan awak media saat konfrensi pers, di RM. Bundo Kandung, samping Ramayana, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Jumat, (15/09/2017).

“Nanti kami akan buka posko pengaduan, seperti call center dan website laporan. Jadi apabila di lapangan, ada masyarakat yang melihat atau menemukan ada oknum Panwaslu yang melanggar aturan, segera laporkan kami dan kami akan segera tindak lanjuti,” tegasnya.

Untuk itu, Ia juga mengharapkan agar masyarakat juga harus berperan aktif memantau dan mengawasi anggota Panwaslu, dan apa bila menemukan atau melihat anggota Panwaslu melakukan tindakan tersebut segera melaporkan.

Agar pelaksanaan pemilihan Waikota dan Wakil Walikota dapat berjalan dengan baik, Razaki mengharapkan anggota Panwaslu mengedepankan asas profesional dan asas hukum dalam mengemban tugas untuk mengawal pelaksanaan Pilwako.

“Kami selalu mengingatKan kepada anggota Panwas, agar selalu mengingat sumpah saat di lantik dan selalu mengingat kode etik anggota. Dan apa bila melanggar kami akan tidak tegas,” ucapnya.

Ia menjelaskan, apabila pelanggaran tersebut sudah masuk dalam ranah pidana, akan langsung diberhentikan dari keanggotaan Panwaslu.

“Langsung di berhentikan dan pidananya akan tetap dijalankan,” pungkasnya. (SK-MU/DN)

 

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...