GESER UNTUK BACA BERITA
BERITA TERKINI

Perahu Tambang Terbalik “TELAN 2 KORBAN”

×

Perahu Tambang Terbalik “TELAN 2 KORBAN”

Sebarkan artikel ini
Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito, pimpin pencarian korban Perahu Tambang Terbalik. (Foto : Muhammad Is)

SIJORIKEPRI.COM, JAWA TIMUR – Akhir-akhir ini, peristiwa demi peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Gresik. Mulai dari kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang terjadi setiap hari, penemuan orok bayi yang dibuang oleh orang tuanya, hingga kecelakaan air. Terakhir, perisitiwa yang membuat warga Wringinanom, Gresik, Jawa Timur, berduka ialah terbaliknya perahu tambak. Yang membuat miris dalam peristiwa ini, karena menelan korban jiwa. Penyebab perahu terbalik diduga kelebihan muatan.

Kamis, (13/4/2017) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kabar mengejutkan sebuah sebuah perahu tambang yang mengangkut tujuh unit sepeda motor dan 10 penumpang, serta dua operatornya, terbalik. Warga sekitar kejadian pun berlarian ke lokasi untuk memberikan petolongan. Namun, sayang upaya evakuasi yang dilakukan warga tak membuahkan hasil mengingat kondisi medan sungai tersebut tergolong berat, ditambah arus sungai cukup deras dan fasilitas tidak tersedia.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Petugas polisi Polsek Wringinanom, yang datang ke lokasi kejadian, meminta bantuan dari BPBD Pemkab Gresik. Petugas tim penyelamat dan peralatan perahu karet pun dikirim segera ke lokasi. Petugas berhasil menyelamatkan tujuh penumpang, namun dua diantaranya ditemukan sudah tak bernyawa. Dua korban ditemukan meninggal ialah Mis’ah (45) warga Kalimati dan Ujang (60) warga Dusun Grompol, Wringinanom.

Sementara, nama-nama korban selamat yang berhasil dievakuasi tim penyelamat dibantu Polsek Wringinanom dan Koramil, yakni Riyanto (45), warga Balongbendo Sidoarjo, Sucinina (33), warga Dusun Balongbendo Sidoarjo, Supriadi (65) warga Sumberame, Wringinanom, Yudistira (34) warga Balongbendo Sidoarjo, Joko (45) warga Wringinanom.

Keterangan warga setempat, pukul 06.50 WIB, perahu menyeberang dari arah selatan ke utara Desa Serbo, Balongbendo Sidoarjo menuju Wringinanom, Gresik. Tepat jarum jam menunjuk pukul 07.00 WIB perahu terguling. Seluruh penumpang 12 orang dalam perahu tercebur, termasuk tujuh unit sepeda motor semua terjun ke dasar sungai.

Hingga hari kedua, pencarian terus dilakukan, dipimpin langsung oleh Kapolres Gesik, AKBP Boro Windu Danandito dan Dandim 0817/Gresik, Letkol (Kav) Widodo Pujiyanto. Turut terlibat dalam pencarian korban sembilan personil Tim Selam Intai Amfibi Marinir Karang Pilang Surabaya.

Hingga berita ditulis, pencarian korban dan sepeda motor masih terus dilakukan. Begitu pula sebagian korban selamat yang berhasil di evakuasi sudah diserahkan ke keluarga masing-masing, termasuk dua korban meninggal juga sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.

Kapolres Gresik, AKBP Boro Windu Danandito, yang ikut dalam perahu karet melakukan pencarian berharap waduk di Mojokerto untuk tidak dibuka sehingga air di Kalimas tidak meninggi sehingga memudahkan melakukan pencarian korban.

“Sebab kalau waduk di Mojokerto itu dibuka, jelas airnya mengalir ke Kalimas, sehingga air sungai ini akan naik yang justru menyulitkan dilakukan pencarian, karena dikhawatirkan korban larut lebih jauh,” kata Windu, Jumat (14/04/2017). (SK-MOH)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100