NATUNA — Tim gabungan tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, terus melakukan pencarian terhadap korban yang tertimbun.
Sampai dengan hari ke 4, Kamis, 9 Maret 2023, pencarian korban Banjir dan Tanah Longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, 33 jenazah korban sudah evakuasi tim gabungan. Dari 33 jenazah korban itu, 1 (satu) orang korban belum diketahui identitasnya.
Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa, menjelaskan, di hari pertama pencarian korban Banjir dan Tanah Longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Senin, 6 Maret 2023, Tim gabungan tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, berhasil menemukan 5 (lima) orang korban meninggal dunia.
Hari kedua, Selasa, 7 Maret 2023, ditemukan kembali 5 (lima) orang korban, di hari ketiga, Rabu, 8 Maret 2023, tim menemukan 11 korban, dan hari keempat, Kamis 9 Maret 2023, ditemukan kembali 12 jenazah korban.
“Untuk korban yang sudah dievakuasi tim gabungan tanggap darurat bencana dan relawan berjumlah 33 Korban,” ungkap Kapolres Nanang, Jumat, 10 Maret 2023.
Hari ini Jumat ini merupakan hari kelima pencarian korban, dimana pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan terhadap 21 orang yang hilang dan masih belum ditemukan.
“Semoga cerah dan tidak hujan, agar dapat mempercepat proses penanganan dan pencarian korban,” harap Kapolres. ***
(red)














