,

Kasat Reskrim : Masih Banyak Ditemui Produk “TIDAK LAYAK KONSUMSI”

oleh
Kasat Reskrim : Masih Banyak Ditemui Produk “TIDAK LAYAK KONSUMSI” 1
Tim Pangan Natuna, saat sidak di Pasar dan Mini Market di Ranai, Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
– Sidak Pasar dan Mini Market di Ranai.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Tim Pangan Natuna, yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP M Komarudin A.Md, turun ke lapangan untuk menginspeksi (Sidak, Red) harga kebutuhan pokok dan pengecekan produk-produk berbahaya, serta produk tidak layak konsumsi. Monitoring dilaksanakan dibeberapa titik, seperti Pasar Tradisional Ranai, dan beberapa Mini Market yang ada di Kota Ranai, Selasa, (20/06/2017).

Tim ini terdiri dari instansi terkait, yaitu Polres Natuna, Satpol PP Natuna, Disperindak Natuna, Dinas Ketahanan Pangan Natuna, Dinas Kesehatan Natuna, dan Perangkat Kecamatan Bunguran Timur. Sebelum turun kelapangan, tim terlebih dulu mengadakan apel dan doa bersama.

Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP M Komarudin A.Md, yang juga bertindak sebagai Ketua Tim, dalam pengarahannya, mengatakan, bahwa pihaknya turun hari ini untuk memonitoring seluruh pusat-pusat perbelanjaan yang ada di kota Ranai ini, untuk melihat dan mengecek apakah harga kebutuhan pokok masih stabil.

“Seperti yang kita ketahui, saat ini masih banyak ditemui produk-produk yang tidak terdaftar atau tanpa izin edar, bahkan mengandung bahan berbahaya, juga masih banyak ditemui produk tidak layak konsumsi, seperti kedaluarsa dan kemasan rusak. Tidak kalah penting, kita juga akan terjun ke Pasar Tradisional, untuk memonitor bahan makanan, seperti daging dan ikan, yang mungkin masih ada menggunakan bahan pengawet (pormalin), semua ini harus kita pantau,” kata Komaruddin.

Setelah melakukan inspeksi, ternyata masih ada ditemukan produk-produk tidak layak konsumsi dibeberapa Mini Market, tim langsung menyita dan mengamankannya guna diadakan pemusnahan.

“Terkait harga kebutuhan pokok, seperti beras, daging beku, dan gula, masih sesuai dengan ketentuan HET (Harga Eceran Tertinggi) dari Kementerian Perdagangan, sementara bumbu, seperti cabai dan bawang terpantau stabil bahkan turun,” lanjut Komaruddin.

Diperkirakan stok bahan pangan atau kebutuhan pokok untuk Natuna, khususnya Ranai aman dan cukup sampai akhir bulan puasa dengan harga terkendali.

“Kita harapkan jangan sampai ada gejolak,” pungkasnya. (SK-Nard)

 

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...