BINTAN — Satuan Karya (Saka) Taruna Bumi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Kemah Bakti selama dua hari, Sabtu–Minggu (21–22 Juni 2025) di Bumi Perkemahan Poyotomo, Kabupaten Bintan. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan dan pengabdian anggota Pramuka di bidang pertanian dan lingkungan hidup.
Kemah Bakti dibuka dengan apel bersama yang dipimpin oleh Dr. Rika Azmi, STP., MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (KP2KH) Kepri, selaku Ketua Pembina Saka Taruna Bumi.
“Jaga kekompakan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Ikuti dengan serius dari awal hingga akhir,” pesan Rika dalam amanatnya kepada peserta.
Turut hadir mendampingi, Sekretaris Dinas KP2KH Kepri, Sugiarto Doso, Ketua Saka Taruna Bumi, Kak Basri, dan pembina lainnya seperti Kak Ciptoningsih.
Salah satu kegiatan utama Kemah Bakti adalah aksi tanam pohon di kawasan perkemahan. Sebanyak 40 pohon berhasil ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, para peserta juga melakukan kunjungan dan menyerahkan bantuan bibit tanaman cabe dan okra ke Rumah Bahagia di daerah Kawal, sebagai bentuk aksi sosial dan dukungan terhadap ketahanan pangan lokal.
Kegiatan malam diisi dengan acara ramah tamah, termasuk lomba lagu Shalawatan Al Hijratun yang disambut antusias oleh para peserta. Pada Minggu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan pembagian doorprize untuk menambah semangat para peserta.
Ketua Saka Taruna Bumi, Kak Basri, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para anggota.
“Terima kasih atas partisipasi dan semangat seluruh anggota Pramuka. Kegiatan ini sukses berkat kebersamaan kita semua,” ujarnya.
Tentang Saka Taruna Bumi
Saka Taruna Bumi merupakan Satuan Karya Pramuka yang bergerak di bidang pertanian, dan bermarkas di Dinas KP2KH Provinsi Kepri di Dompak, Tanjung Pinang.
Saka ini menjadi wadah pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan kepemimpinan bagi anggota Pramuka, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Dengan Kemah Bakti ini, semangat gotong royong, pelestarian lingkungan, dan pengabdian masyarakat kembali ditanamkan kuat dalam jiwa para peserta. ***
















