ANAMBAS – Anak Ranting Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Siantan Utara diharapkan menjadi wadah bagi para nelayan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), alat tangkap, bantuan pemerintah hingga pemasaran hasil tangkapan.
Harapan tersebut disampaikan Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, saat pembentukan Anak Ranting HNSI Kecamatan Siantan Utara di Kantor Kecamatan Siantan Utara, Senin, 20 Juli 2026.
Menurut Agustar, kehadiran kepengurusan HNSI hingga tingkat kecamatan akan mempercepat penyaluran aspirasi nelayan sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera diperjuangkan melalui organisasi.
“Kami berharap pengurus Anak Ranting yang terbentuk bisa aktif, solid, dan menjadi wadah bagi nelayan untuk menyampaikan aspirasi. Mulai dari persoalan BBM, alat tangkap, bantuan, hingga pemasaran hasil tangkapan,” ujar Agustar.
Ia mengatakan, keberadaan HNSI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi nelayan, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat nelayan dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
Agustar menilai, dengan adanya organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan, berbagai kebutuhan nelayan dapat diinventarisasi dan diperjuangkan secara lebih terarah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ia juga mengajak seluruh nelayan di Kecamatan Siantan Utara untuk aktif bergabung dan bersatu di bawah HNSI agar memiliki kekuatan bersama dalam memperjuangkan hak-hak nelayan.
Pembentukan Anak Ranting HNSI Kecamatan Siantan Utara ditutup dengan musyawarah pemilihan pengurus serta pembacaan Surat Keputusan (SK) pembentukan sebagai dasar menjalankan roda organisasi di tingkat kecamatan. ***
















