GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Warga Tolak Kehadiran PT KJJ di Anambas

×

Warga Tolak Kehadiran PT KJJ di Anambas

Sebarkan artikel ini
Ucapan Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri, Nilwan, tidak diindahkan masyarakat Jemaja, pada saat acara sosialisasi oleh PT KJJ. (Foto : Rohadi)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Warga Tolak Kehadiran PT KJJ di Anambas

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — Usaha perkebunan Karet yang akan dikerjakan PT Kartika Jemaja Jaya (PT KJJ) nampaknya tidak berjalan mulus, karena ratusan warga Anambas menyatakan sikap menolak. Bahkan, ketika perusahaan ini akan mensosialisaikan usahanya, Senin, (20/1/2020), warga langsung bereaksi menolaknya.

Sikap penolakan warga, dibuktikan secara beramai-ramai mereka berkumpul di halaman Kantor Camat Jemaja Timur, tempat kegiatan sosialisasi akan dilakukan. Beberapa diantaranya memegang kertas putih bertuliskan menolak PT KJJ di Tanah Jemaja.

Di hadapan warga, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri, Nilwan, mengatakan, sebelum usaha dilakukan ada sosialisasi atau pemberitahuan pada masyarakat. Pejabat ini mengaku hadir di Anambas, untuk melihat langsung di lapangan.

Nilwan mengaku kedatangannya ke Pulau Jemaja ingin mengetahui secara langsung pendapat masyarakat tentang permohonan IPK dari PT KJJ.

Mendengar penjelasan Nilwan ini, warga pun langsung meledek. Warga menilai apapun alasannya, KJJ tidak boleh beroperasi. Hanya dapat ujaran yang tidak pantas oleh masyarakat Jemaja saat Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi berusaha untuk menjelaskan. Apa yang masyarakat Jemaja enggan menerima kehadiran PT KJJ dianggap merusak keindahan Alam Jemaja.

Kondisi mulai tidak kondusif. Dengan kondisi yang tidak kondusif berpotensi konflik, Wakapolres Anambas, Kompol Rafizar Amin, langsung ambil alih untuk menghentikan kegiatan tersebut dan diminta seluruh masyarakat yang hadir dapat membubarkan diri.

“Dengan ini kegiatan dihentikan dulu, dan itu demi kenyamanan dan keamanan. Saya harapkan semua masyarakat untuk membubarkan diri,” kata Wakapolres Anambas, dihadapan ratusan masyarakat Jemaja.

Terlihat Wakapolres, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri, Bupati Anambas dan rombongan, serta Perwakilan PT KJJ juga meninggalkan Kantor Camat Jemaja Timur menggunakan mobil untuk kembali ke Tarempa.

Dalam kesempatan itu, hadir Bupati Anambas, Kepala Satpol PP Anambas, serta pihak perwakilan perusahaan PT KJJ. (RD)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100