– Terkait Permasaalahan Listrik Tanjungpinang dan Bintan
TANJUNGPINANG (SK) — Masyarakat Tanjungpinang kembali melakukan aksinya yang dimulai dari Gedung Daerah Tanjungpinang sampai ke depan kantor PLN Tanjungpinang. Sebelum emosi warga dan mahasiswa tersebut mencuat dan tidak terjadi Demo anarkis, dari pihak Polres Tanjungpinang pun menyiapkan pengamanan yang super ketat, Rabu (20/5/2015).
Ribuan massa yang mayoritas warga Tanjungpinang, mendesak Manager PLN Tanjungpinang, Majuddin untuk tampil ke depan, terkait mengatasi persoalan listrik di Kota Tanjungpinang.
Setelah bernegosiasi dengan Kapolres Tanjungpinang, massa di minta jaminan untuk tidak menyentuh Majuddin. Massa pun menyetujuinya, akhirnya Majuddin setuju untuk berjalan kaki bersama massa ke gedung daerah.
Majudin yang di giring oleh Mahasiswa dan warga berjalan kaki dari kantor PLN sampai ke Gedung Daerah, di dampingi oleh Kapolres Tanjungpinang dan pengawalan polisi yang di tugaskan untuk pengamanan.
Sebelum mereka (Mahasiswa_red) dan warga meminta Kepala Cabang PLN Tanjungpinang, Bintan Marjudin turun untuk memberi penjelasan kepada warga terkait masalah PLN yang menjadi permasalahan besar di Kota Tanjungpinang terkait krisis listrik yang di alami kota Gurindam tersebut.
Marjudin saat itu di minta massa menghubungi GM pusat PLN namun, Majudin hanya menghubungi Febi Joko Priatno selaku GM Kanwil Pekanbaru. Sedangkan GM pusat saat ini tidak berada di tempat (Jakarta_red) melainkan berada di Singapura sehingga janji Majudin tidak lagi di percaya oleh Masyarakat.
“Jabatan manajer PT PLN cabang Tanjungpinang, bukan segala-galanya. Saya siap mundur, tapi bukan itu solusinya, saya siap bersama masyarakat menunggu kepastian dari pusat, saya tidak akan keluar dari Gedung Daerah ini,”ungkap Majudin di hadapan massa di Gedung Daerah. (SK-YUL)














