TANJUNG PINANG — Mantan anggota DPRD Kota Tanjung Pinang 2 (dua) periode Maskur Tilawahyu, baru-baru ini sempat menjadi sorotan setelah memutuskan hengkang dari partai yang telah menaunginya selama 15 tahun dan bergabung ke partai warisan ulama.
Maskur Tilawahyu memastikan diri telah bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan menjadi salah satu Caleg di daerah pemilihan (Dapil) baru Tanjung Pinang Timur.
Dari banyak partai di Kota Gurindam tersebut Maskur menempatkan pilihan jalur politik barunya melalui partai warisan para ulama tanah air.
“PPP adalah salah satu partai warisan ulama, sehingga semua tindakan yang dilakukan tentu harus sesuai petunjuk dan arahan ulama,” ungkap Maskur, menyampaikan alasan lain, setelah memutuskan meninggalkan Demokrat bergabung ke Partai Berlambang Ka’bah itu.
Selama ini, jelasnya, PPP dikenal sebagai rumahnya para ulama. Sehingga baginya keputusan bergabung dengan PPP adalah kembali pulang ke rumah setelah sempat tersesat di ‘jalan’ yang benar.
“Saya bergabung dengan PPP sama saja pulang ke rumah sendiri, untuk mewujudkan kembali cita-cita para ulama pendahulu yang berjuang melalui jalur politik dengan bernaung di rumah besar Ka’bah ini,” tegasnya.
Saat bergabung dengan PPP, Maskur Tilawahyu diantar puluhan simpatisan dan diiringi rebana. Ia didampingi para Ustadz dan Ulama di Kota Tanjung Pinang menghantarkannya kembali pulang partai warisan ulama tersebut.
Diketahui, bahwa Maskur Tilawahyu membuat keputusan mengejutkan keluar dari Partai Demokrat Tanjung Pinang, ditengah tahapan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) di KPU dimulai.
Setelah sempat diam beberapa hari pasca mengumumkan diri keluar dari partai yang telah membawanya duduk sebagai anggota DPRD Kota Tanjung Pinang 2 (dua) periode itu, Maskur buka-bukaan mengenai keputusannya.
Politisi yang dikenal kritis selama dua periode 2009-2014 lalu 2014-2019, sebagai wakil rakyat di Kota Tanjung Pinang itu menyatakan bahwa ia sudah bergabung dengan Partai berlambang Ka’bah dan siap mengikuti arahan partai terkait pilihan Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
“Bimillahirohmanirrohim. Dengan mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, hari ini Ahad 23 Syawal 1444 H/ 14 Mei 2023, saya menyatakan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan Kota Tanjung Pinang dan didaftarkan sebagai Caleg di Dapil Timur A. Mohon doa dan dukungan semua pihak, semoga ikhtiar untuk kembali mengabdi di ridhoi oleh Allah SWT,” tulis Maskur, Minggu 14 Mei 2023.
Maskur Tilwahyu terakhir diketahui sebagai Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) di Partai besutan SBY tersebut.
Menurut Maskur, mundur dari Demokrat yang telah membesarkan namanya di Kota Gurindam itu setelah melalui proses dan pencermatan dengan pertimbangan berbagai hal. Sehingga keputusan itu bukan serta merta.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah mengajarkan politik sopan santun selama lebih kurang 15 tahun berjuang bersama Demokrat.
“Di rumah baru, tentu bertemu rekan seperjuangan yang baru dan lebih memaknai arti sebuah perjuangan dalam satu organisasi,” tandas mantan aktivis Kepri Center ini. ***
(mm)













