TANJUNGPINANG – Muhammad Zaini resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW PERSIS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031 dalam pelantikan yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat, 26 Juni 2026.
Pelantikan kepengurusan baru PW PERSIS Kepri mengusung tema “Dakwah Bersatu, Umat Sejahtera, Indonesia Maju”. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Riau.
Acara pelantikan dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang juga Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat PERSIS, Atip Latipulhayat.
Pada kesempatan yang sama, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura juga dikukuhkan sebagai Dewan Penasehat PW PERSIS Kepri.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Zaini beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat dan tahniah kepada Ketua beserta seluruh jajaran Pengurus PW PERSIS Provinsi Kepulauan Riau yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi tinggi demi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah,” ujar Ansar.
Ansar juga mengajak PERSIS untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan menjadi salah satu kunci dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Riau.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Muhammad Zaini, PW PERSIS Kepri diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas kepedulian sosial di tengah masyarakat. ***
















