,

Ajukan Penangguhan Angsuran, Puluhan Debitur Gruduk TAF Finance Batam

oleh
Puluhan orang yang mengatasnamakan Debitur TAF berkumpul mendatangi Kantor PT TAF (PT Toyota Astra Finance) Kota Batam. (Foto : Darma Dirgantara)

Sijori Kepri, Batam — Puluhan orang yang mengatasnamakan Debitur TAF berkumpul mendatangi Kantor PT TAF (PT Toyota Astra Finance) yang beralamat, di Ruko Kepri Mall No 47, Jalan Sudirman, Kota Batam, untuk mengajukan permohonan relaksasi angsuran, Sabtu, (12/06/2021), pukul 10.00 WIB.

Bukan tanpa alasan, kedatangan puluhan Debitur TAF tersebut ialah untuk menyerahkan beberapa nama, yang akan mengajukan penangguhan angsuran, akibat dampak Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai di Kota Batam. Dimana seperti diketahui bersama, Kota Batam hingga kini masih menyandang status zona merah.

Dampak merasa kurang puas, diantara beberapa perwakilan debitur berusaha meminta untuk bertemu kembali, dengan salah satu Pimpinan Perusahaan PT TAF.

BACA JUGA  Diduga Tekan Debitur, Dewan Akan Panggil PT Toyota Astra Finance

Ketua Korwil Rent Car Indonesia (RCI) Kota Batam, Prasetyo, menyampaikan, tadi pihaknya sudah memberikan data rekan-rekan semuanya, namun mereka (PT TAF, Red) belum bisa memberikan jawaban kapan kepastiannya, dengan alasan nunggu informasi dari Jakarta.

“Kami justru berharap agar salah satu perwakilan perusahaan bisa menjumpai seluruh rekan-rekan disini, sehingga bisa disampaikan secara langsung dan bisa didengar semuanya,” kata Prasetyo.

Menurutnya, RCI akan tetap berjuang dan meminta bantuan ke DPRD Kota Batam di Komisi 1. Dan sebenarnya beberapa hari yang lelu, RCI juga sudah membuat aduan dan menyerahkan data-data kita ke kantor dewan.

“Saya merasakan memang PT Taf ini parah, dan beberapa hari yang lewat, kita sebenarnya sudah mau membayarkan, eh tau-taunya kita malah dihadapkan dengan pihak eksternal,” ungkapnya.

RCI disini, katanya, ada sekira 35 anggota dan total 65 unit kendaraan, dan ini masih ada beberapa tambahan lagi, karena kantor TAF meminta data hari ini.

“Dan sekarang, baru 65 unit yang kita daftarkan,” paparnya.

BACA JUGA  2 Unit Mobil Ditarik PT TAF, Debitur Kembali Minta Bantuan Advokad Partai Gerindra

Ditempat yang sama, debitur PT TAF yang lain, Yonas Purba, mengatakan, pihaknya yang bergerak di bidang pariwisata sangat terpukul dengan adanya wabah Covid-19 ini, sedangkan pemerintah juga sudah memberikan kelonggaraan dengan aturan-aturan yang sudah dikeluarkannya.

“Kita mau diskusi, tapi pintu kantornya aja tutup, dan kita berharap bisa komunikasi dengan pimpinan perusahaannya,” harap Yonas.

“Rencana kedatangan kami adalah untuk mediasi terkait dengan kondisi di lapangan dan kami menyampaikan sebagai pihak debitur agar diberikan solusi yang terbaik terhadap debitur dimasa Pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Hingga kini, lanjutnya, belum ada jawaban dari pihak TAF, sebenarnya itu yang disesalkan. Hasil dari mediasinya belum ada dan baru terkumpul nama-nama yang mengajukan untuk relaksasi angsuran.

“Telepon, tagihan dan bunga tetap berjalan, dan itu yang kami herankan, kenapa ditengah kondisi seperti ini seakan mereka tutup mata,” katanya kesal.

Dari pantauan awak media Sijori Kepri, saat meminta keterangan salah satu perwakilan perusahan PT TAF, enggan untuk memberikan keterangan dan terkesan menghindar.

BACA JUGA  Polresta Barelang Tolak Aduan 2 Warga Batam

Hingga berita ini tayang, awak media belum mendapatkan keterangan apapun dari perwakilan perusahaan, terkait pengaduan puluhan debitur TAF. (Wak Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.