Alias : Perusda Harus Dapat Menggandeng Investor

oleh

– Terkait Defisit Kabupaten Lingga

LINGGA (SK) — Alias Wello, tokoh masyarakat Lingga, mengatakan untuk mengatasi defisit anggaran yang saat terjadi di Kabupaten Lingga, bukan dengan melakukan efisiensi anggaran besar-besaran dan melakukan pinjaman kepada pihak ketiga, karena efisiensi tersebut banyak kepentingan masyarakat yang menjadi korban, selain itu, tentu akan menjadi beban anggaran tahun selanjutnya.

“Untuk mengatasi defisit tersebut adalah, dengan berusaha memasukan investasi ke Lingga, untuk itu Perusahaan Daerah yang berperan untuk mencari investor,” ujar Alias Wello, kepada Wartawan, di kegiatan Bincang-Bincang Perkembangan Kampung Bersama Tokoh Masyarakat Singkep, di Gedung Nasional Dabo Singkep, Rabu (10/6/2015) malam.

Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga, ucap Alias, belum memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya dengan besarnya penyertaan modal yang diberikan dapat memberikan kontribusi sehingga, memudahan birokrasi untuk dimanfaatkan melakukan usaha skala yang lebih besar.

“Bukan hanya untuk mengurus itik dan tiket saja, seharusnya Perusda dapat melihat sumber yang dipunyai Lingga, sehingga dapat memberikan peluang untuk mengandeng investor untuk dapat bekerja sama untuk membuka usaha yang lebih besar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pelebaran Jalan Marok Tua Tertunda

Setelah 11 tahun Kabupaten Lingga berdiri, seharusnya dapat menjadi repleksi bersama-sama apa saja kelebihan dan apa saja kekurangannya, bila lebih mengedepankan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Daerah, tentunya berbagai kendala dapat diatasi, intinya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Yang paling terpenting, tidak saling menyalahkan antara satu dan lainnya,” paparnya.

Perlu adanya pengabdian tanpa pamrih dan pengorbanan yang dilakukan, jika Pemerintah Daerah tidak memiliki konsep yang lebih baik dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki Lingga, kesejahteraan bagi masyarakat akan sulit dicapai, seperti Kabupaten Bintan yang berhasil mengembangkan pariwisata, Anambas dan Natuna dengan potensi minyak serta gas bumi, Kota Batam dengan perdaganggan.

“Apa yang tidak kita punya di kabupaten Lingga, potensi mineral, kekayaan laut hingga Pariwisata semua kita miliki, namun hingga saat ini, Pemerintah Daerah belum memiliki konsep yang tepat,” tukasnya.

Dikegiatan Bincang-Bincang Perkembangan Kampung Bersama Tokoh Masyarakat Singkep, dihadiri juga oleh Wakill Bupati Lingga, Drs Abu Hasim MM, Ketua DPRD Lingga, M Nizar, serta beberapa anggota, Kajari Daik Lingga, perwakilan Polres, perwakilan Lanal Dabo, tokoh masyarakat, Kepala Desa, serta ratusan masyarakat, kegiatan tersebut berakhiri dengan masukan dan ide untuk pertimbangan bagi Pemerintah Daerah dalam melakukan kebijakan pembangunan Lingga kedepannya. (SK-Pus)

BACA JUGA  Masyarakat Pancur Minta Pemkab "PERHATIKAN SARANA TRANSPORTASI LAUT"

LIPUTAN LINGGA : PUSPADINTO
EDITOR : DEDI YANTO

 

No More Posts Available.

No more pages to load.