BNN Ungkap Pabrik Sabu di Kota Batam, 3 Tersangka Berhasil Diringkus

oleh
3 tersangka Narkotika jenis Sabu berhasil diringkus BNN Provinsi Kepulauan Riau. (Foto : Ist)

Batam, Sijori Kepri — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau mengungkap 1 (satu) Kasus Clandestine Lab (Pabrik Gelap) Pembuatan Narkotika Jenis Sabu dan berhasil meringkus 3 (tiga) tersangka berinisial MS (43), NS (47) dan AS (25), dengan barang bukti Narkotika Golongan I Jenis Sabu seberat bruto 5.032 (lima ribu tiga puluh dua) gram dan cairan yang diduga Prekusor Narkotika yang digunakan untuk membuat Narkotika, di perumahan Sukajadi, Kota Batam.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, mengatakan, kronologis kejadian berawal pada Hari Selasa, tanggal 19 Juli 2022, sekira pukul 10.00 WIB, Petugas BNN Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya Clandestine Lab (Pabrik Gelap) Pembuatan Narkotika golongan I jenis Sabu.

“Setelah dilakukan penyelidikan pada pukul 14.30 WIB, petugas BNNP Kepri berhasil meringkus 2 (dua) orang tersangka berinisial MS (43) merupakan warga negara Malaysia dan NS (47) warga negara Indonesia di Jalan Pandan Laut No 23 Cluster Nirwana Sukajadi RT 006/RW 001, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam,” kata Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, didampingi Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Henry Simajuntak, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, beserta tamu undangan lainnya, saat konferensi pers di Perumahan Sukajadi, Kamis, 21 Juli 20222, sore.

BACA JUGA  Gubernur Ansar Hadiri Welcome Dinner Rakorgub se-Sumatera

Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan 3 (tiga) lembar kertas putih yang diatasnya terdapat kristal yang diduga narkotika golongan I jenis Sabu seberat netto 2.261 (dua ribu dua ratus enam puluh satu) gram, 1 (satu) buah tempat air warna bening yang didalamnya berisi kristal berwarna ungu tua yang diduga Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 2.771 (dua ribu tujuh ratus tujuh puluh satu) gram.

Lalu ditemukan juga cairan yang diduga Prekusor Narkotika dan beberapa peralatan pendukung yang digunakan untuk membuat Narkotika jenis sabu.

Selanjutnya Petugas BNNP Kepri melakukan pengembangan di Perumahan Puri Selebriti Blok B1 No. 41, Kecamatan Belian, Kota Batam, didapati 1 (satu) orang diduga tersangka berinisial AS (25) merupakan warga negara Indonesia.

“Kepada 3 (tiga) orang tersangka, beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor BNNP Kepri guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Petrus Reinhard Golose.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2),
Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 129 huruf (a) dan (b), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Shares