LINGGA (SK) — Kepala Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep, Dodi Dharma Cahyadi, ST. MMT, bertukar tempat dengan Kepala Kantor UPBU Blimbingsari, Yogi Suradiningrat, SSIT. Hal ini terlaksana dalam Acara Pisah Sambut Kepala Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep, di Bandara Dabo, Kamis, (04/08/2016).
Dalam sambutannya, Dodi Dharma Cahyadi, mengatakan, Mutasi atau pergantian di salah satu instansi merupakan han yang biasa bagi PNS, tak terkecuali juga di perhubungan. Pada tanggal 25 Juli 2016, saya dilantik untuk menjadi Kepala Kantor UPBU di tempat yang baru yakni, Bandara Blimbingsari. Sementara pak Yogi, yang merupakan Kepala UPBU Blimbingsari, ditugaskan menjadi Kepala Kantor UPBU Dabo Singkep.
“Kami berdua hanyalah bertukar tempat saja. Saya berharap, dengan Kepala kantor UPBU yang baru, semua pihak juga dapat berkerjasama sebagaimana sebelumnya semasa saya menjabat. Dan, berbagai pembangunan yang telah ada, seperti perpanjangan landasan pacu, dapat diteruskan oleh Kepala Bandara yang baru,” ungkapnya, Kamis, (04/08/2016), di Bandara Dabo singkep.
Tanpa terasa, sudah lima tahun saya menjabat sebagai Kepala Kantor UPBU Dabo, kata Dodi, dari awal tiba di Dabo, cukup banyak kenangan ketika saya bertugas di Dabo singkep. Pertama bertugas di Bandara Dabo pada tahun 2011, Bandara ini masih sepi karena tidak ada aktivitas penerbangan. Meski sebelum Kabupaten Lingga berdiri, aktivitas penerbangan di Bandara Dabo sudah ada, dan berbagai maskapai penerbangan pernah beraktivitas di Bandara ini, namun terhenti. Setelah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, aktivitas penerbangan di Bandara ini kembali menggeliat.
“Saya juga mungucapkan kepada semua pihak, yakni Pemkab Lingga, Instansi vertikal lainnya, masyarakat, atas kerjasamanya selama saya menjabat sebagai Kepala kantor UPBU Dabo Singkep,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala kantor UPBU Dabo Singkep yang baru, Yogi Suradiningrat, dalam sambutanya, mengatakan, sebagai orang yang baru menjabat sebagai Kepala Bandara Dabo singkep, saya sangat mengharapakan dukungan dan kerjasamanya dengan semua pihak, agar apa yang taleh dilakukan oleh pak Dodi selama inig dapat saya lanjutkan. Hal ini untuk kemajuan Bandara Dabo singkep agar lebih baik lagi, seperti yang diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Lingga.
“Karena filosopi Bandara adalah, pintu gerbang perekonomian dan pintu gerbang bisnis bagi daerah itu sendiri,” paparnya singkat.
Sementara itu, Bupati Lingga, H. Alias Wello, yang dalam hal ini diwakili Asisten I Bidang Tata Pemerintahan, Idrus, menyampaikan, Atas nama Pemerintah Kabupaten Lingga, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama lima tahun ini, karena, banyak sekali yang telah dilakukan. Dari Bandara yang tidak ada aktivitas penerbangan, hingga saat ini telah dapat membawahi penerbangan di lima Provinsi, ini merupakan suatu pencapain yang luar biasa yang telah dilakukan oleh Dodi Dharma Cahyadi, meski saat ini baru penerbangan perintis.
“Dengan jalinan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Bandara, keinginan agar Bandara Dabo dapat disinggahi pesawat yang lebih besar seperti ATR 72 dapat terlaksana. Karena, saat ini pengerjaan pemindahan Makam warga keturung Tionghoa, masih terus dilakukan. Setelah pemindahan ini selesai, tentunya pengerjaan untuk perpanjangan ladasan pacu dapat dilakukan,” unggahnya. (SK-Pus)













