LINGGA (SK) — Ibu Rumah Tangga (IRT) yang melakukan percobaan bunuh diri di makam keluarganya di pemakaman umum warga tionghoa marga Phang, setelah beberapa jam di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo, akhirnya SJ (60), menghembuskan napas terakhirnya. Memang belum diketahui secara pasti, apa penyebab korban malakukan tindakan bunuh diri yang dilakukannya di makam keluarganya tersebut, pada Senin, (24/10/2016), kemarin.
Kepala Desa Batu Kacang, Suharkofeni, mengatakan, sebelum kejadian korban dikenal masyarakat cukup baik, karena korban selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan desa, dan dia (korban) selalu datang jika diundang, baik itu kegiatan PKK, maupun kenduri di desa.
“Namun, kita tidak mengetahui, kenapa hal ini terjadi. Korban sendiri tidak pernah menceritakan apapun yang jadi permasalahan dirinya, apakah itu secara pribadi maupun keluarga,” terangnya.
Kemarin, setelah mencari bersama keluarganya serta masyarakat, barulah bisa menemukannya, lanjut Suharkofeni, saat itu korban langsung kita bawa ke RSUD Dabo, dalam upaya menyelamatkan korban, namun korban tidak dapat lagi diselamatkan.
“Saat ini jenazah korban telah dibawa ketempat perkumpulan persatuan tionghua, menunggu anak dan keluarga lainnya datang, baru akan disemayamkan,” unggahnya. (SK-Pus)








