GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRIRAMADHANRELIGI

Kiki LIDA Sholat Idul Fitri di Masjid As Sakinah

×

Kiki LIDA Sholat Idul Fitri di Masjid As Sakinah

Sebarkan artikel ini
Khatib Ustadz Rustam Effendi bersama Pengurus dan Jemaah Masjid As Sakinah. (Foto : Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Kiki LIDA Sholat Idul Fitri di Masjid As Sakinah
-Bersama Ratusan Jamaah Lainnya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Ratusan jemaah, baik tua dan muda, anak-anak, tokoh masyarakat, para pejabat, termasuk artis Tanjungpinang jebolan Liga Dangdut (LIDA) Indosiar, Kiki, ikut hadir dan padati Masjid As Sakinah untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri, yang jatuh pada 1 Syawal 1440 H atau, Rabu, (5/6/2019).

Masjid yang berlokasi di komplek perumahan Taman Harapan Indah Km 9, sejak pagi jemaah berduyun-duyun datang untuk mengikuti sholat Idul Fitri.

Kiki hadir bersama keluarga besarnya, ikut serta ibunda dan orang tua laki laki, Ustadz Ali Yunahar, yang saat sholat bertindak sebagai protokol Idul Fitri.

Bertindak selaku Imam, Ustadz Anshori Daulay Al Hafidz dan khatib Ustadz Rustam Effendi S.Ag.

Dalam tausiahnya, Khatib Ustadz Rustam Effendi S.Ag, mengungkapkan, bahwa kita patut bersyukur telah diberi kemampuan dalam melaksanakan perintah di bulan Ramadhan kemarin, tapi hendaknya juga khwatir apakah amal-amal yang kita kerjakan di terima atau tidak oleh Allah SWT.

“Saat lebaran ini merupakan moment ampunan dan intropeksi diri, bila amal sebelumnya khawatir tidak diterima,” ungkap Rustam Effendi.

Idul Fitri maknanya kembali makan-makan setelah sebelumnya dibatasi selama sebulan

“Allah melarang makanan asal dan zatnya. Makan harta anak yatim dengan cara zalim sesungguhnya menelan api neraka, bangkai darah, juga asalnya mencuri, menipu, dari cara curang, Allah melarang itu semua. Demi kebaikan kita sebab Allah tidak ingin kita menelan api neraka,” ungkap Ustadz Rustam.

Sebagian ulama, lanjutnya, menyebutkan kembali ke Fitri. Ketaqwaan setelah, sebulan di tempa puasa, serta melaksanakan kepatuhan dan amal sholeh lainnya.

Idul Fitri juga menurut pengertian lainnya, yakni suatu moment untuk lebih mengenal jati diri, untuk mengingat asal usul dan mau kemana kita manusia.

Bila melihat asal usul, maka kita akan sadar diri. Asal kejadian dari tanah kembali ke tanah dan dibangkitkan dari tanah untuk kehidupan tak bertepi.

“Sifat tanah selalu dibawah merendah ikhlas dan ridho karena selalu di dipijak-pijak oleh manusia dan makhluk lainnya,” katanya.

Usai sholat dan khutbah idul fitri, dilanjutkan dengan saling bermaaf-maafan sesama jamaah Masjid As Sakinah. (ds)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100