SIJORIKEPRI.COM, SENAYANG — 38 rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Laut, Desa Tajur Biru, Kecamatan Senayang, pelantarnya sangat memprihatinkan. rumah yang dibangun provinsi tersebut butuh renovasi pelantar dari pemerintah.
Akob, Ketua KAT, Suku Laut Tajur Biru, yang juga ketua RT Dusun II Tajur Biru, membenarkan, tentang kondisi pelantar rumah warga KAT yang memprihatinkan tersebut. Karena kondisi sebagian dari pelantar itu sudah rapuh dan goyah.
“Pelantar itu, sebagiannya sudah rapuh. yang dikawatirkan anak-anak yang bermain di pelantar tersebut, takutnya mereka jatuh,” ungkapnya, kepada awak media, Minggu (09/04/2017).
Rumah masyarakat KAT di Tajur Biru, lanjut Akob, di dua lokasi yang berbeda. Namun berdekatan antara satu dan lainnya. Yang mana kondisi pelantarnya juga tidak berbeda yang cukup memprihatinkan. Untuk itu, dirinya selaku RT telah mengusulkan pembangunan pelantar tersebut di bangun oleh desa, melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).
“Kami mengusulkan ke Desa, agar tahun ini di bangun, dan kami berharap dapat terealisasi,” terangnya.
Sementara itu, Herman, Kepala Desa Tajur Biru, menyampaikan, usulan pembangunan pelantar untuk rumah masyarakat KAT di Dusun II, Tajur Biru ini baru. Namun Desa merespon untuk program tahun 2018 mendatang. Hal ini karena untuk tahun ini kita sudah menyusun Perdes. Untuk penataan perumahan masyarakat suku KAT tersebut, perlu penataan pelantar, agar perumahan tersebut lebih baik dan bagus.
Ditambahkan, Karena masyarakat KAT juga pernah mengusulkan tambatan perahu. Jika dibandingkan dengan tambatan perahu, lebih prioritas pada pelantar.
“Karena pelantar tersebut, lebih berdekatan dengan tempat tinggal mereka,” pungkasnya. (SK-Pus)








