GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Perubahan Harga Pada 103 Komiditi “PEMICU INFLASI di TANJUNGPINANG”

×

Perubahan Harga Pada 103 Komiditi “PEMICU INFLASI di TANJUNGPINANG”

Sebarkan artikel ini
Acara Berita Resmi Statistik, di Aula Kantor BPS Kepri, Tanjungpinang. (Foto : Dedi Yanto)

TANJUNGPINANG (SK) — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mengumumkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Pada bulan September 2016 di Kota Tanjungpinang, terjadi inflasi sebesar 0,13 persen, dengan IHK sebesar 125,04. Tingkat inflasi tahun kalender (September 2016 terhadap Desember 2015) sebesar 2,27 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2016 terhadap September 2015) sebesar 2,29 persen.

“Jadi, Terjadinya perubahan harga pada 103 komoditi kebutuhan masyarakat, menjadi pemicu terjadinya Inflasi di Kota Tanjungpinang pada September 2016. Sebanyak 61 komoditi/jasa diantaranya mengalami kenaikan harga/tarif, antara lain selar, sewa rumah, kembung, tarip pulsa ponsel, cabai merah, rokok kretek filter, minyak goreng, baju kaos berkerah, cumi-cumi, rokok kretek, air kemasan, bawang putih, cabe hijau, rokok putih, obat dengan resep, telur ayam ras, anggur, celana panjang jeans, kentang, parfum, blus, tarip listrik, udang basah, dan handuk,” ucap Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, di Aula Kantor BPS, Jalan Jend. Ahmad Yani, No. 21, Tanjungpinang, Senin, (03/10/2016).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sedangkan 42 komoditi lainnya, tutur Panusunan Siregar, justru mengalami penurunan harga/tarif, antara lain, bayam, angkutan udara, ketimun, kangkung, tongkol, kacang panjang, sawi hijau, daging ayam ras, cabai rawit, wortel, gula pasir, bawang merah, tomat sayur, pisang, cabai merah kering, kerudung, modem internet, belanak, tenggiri, rampela hati ayam, dan baju kaos berkerah.

Jika diurutkan inflasi tertinggi dari 23 Kota IHK di Sumatera, Tanjungpinang menempati urutan ke-18 dari 19 kota yang mengalami inflasi dan 4 kota yang mengalami deflasi. Jika diurutkan inflasi tertinggi dari 82 Kota IHK se-Indonesia, Tanjungpinang menempati urutan ke-41 dari 58 kota yang mengalami inflasi dan 24 kota yang mengalami deflasi. (SK-DY)


Andil dan tingkat inflasi Kota Tanjungpinang September 2016.

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100