Ratusan Siswa SDN 018 Tidak Dapat Belajar

oleh

– Guru SDN 018 Tidak Datang Mengajar.

LINGGA (SK) — Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 018 Teluk Nipah, Pulau Mas, Desa Posek, Kecamatan Singkep Barat, tidak dapat mengikuti proses belajar mengajar seperti biasanya. Lantaran guru-guru yang seharusnya mengajar didaerah terpencil tersebut, tidak hadir seorangpun.

Para orang tua murid SD Negeri 018 Teluk Nipah, minta sekolah tersebut ditutup, pasalnya saat para murid SD telah datang ke Sekolah namun di sekolah tersebut tidak ada seorang pun guru yang nampak, hal ini membuat para orang tua murid marah dan resah.

“Mereka meminta kepada saya agar menutup sekolah, karena siapa yang mau mengajar anak-anak kami kalau satu orang guru pun tidak ada disekolah ini,” ujar Ahmad Badilah, menirukan ucapan orang tua murid yang datang kepadanya, Senin (13/4/2015) melalui telepon selularnya, kepada Sijori Kepri.

Katanya lagi, mereka meminta kepada saya untuk menutup sekolah karena saya merupakan ketua komite disekolah tersebut, para orang tua murid tersebut telah lama meminta saya untuk menutup sekolah ini, namun saya belum melakukannya.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Lingga Kunjungi SDN 018

“Tapi dengan kejadian ini mau tidak mau saya menuruti permitaan mereka,” ucapnya.

Ahmad Badilah mengakui murid SD ini cukup ramai, perkiraannya hampir seratus orang, hanya dia tidak tau berapa pastinya murid SD itu, ada enam orang yang mengajar di SD itu, tiga guru PNS dan tiga guru honorer, bila sampai dari enam orang tersebut tidak berada kesekolah itu sangat luar biasa.

“Kalau kepala sekolahnya lebih parah lagi, seingatnya telah satu tahun lebih tidak pernah datang kesekolah tersebut, kalau memang dia (Kepala Sekolah-red) sudah merasa jenuh untuk mengajar disekolah itu, kenapa tidak mengajukan pindah saja, gaji dan tunjangan daerah terpencil diambil namun tidak pernah datang untuk mengajar ke sekolahnya.” lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Lingga Abdul Gani Atan Leman, meminta agar pihak Disdikpora dan UPTD Proaktif menyikapi masalah ini, karena ini sangat luar biasa kegiatan belajar mengajar terhenti hanya karena tidak adanya guru yang hadir disekolah.

“Dalam waktu dekat ini kita dari komisi III akan turun untuk melakukan kroscek kelapangan guna mengetahui apa yang terjadi sehingga tidak ada satu pun guru di sekolah tersebut pada saat jam belajar mengajar,” imbuhnya. (SK-Pus).

BACA JUGA  Walikota Serahkan Apresiasi Pendidikan Kepada Siswa Berprestasi

Abdul Gani Atan Leman Anggota Komisi III DPRD Lingga
Abdul Gani Atan Leman Anggota Komisi III DPRD Lingga

 

No More Posts Available.

No more pages to load.