Serius Lakukan Ini, Masyarakat Penyengat Ucapkan Terima Kasih Kepada Gubernur Ansar

oleh
Raja Alhafis. (Foto : Ist)
  • Dukung Penuh Kegiatan Berbenah Tanjung Pinang dan Revitalisasi Pulau Penyengat.

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Seluruh masyarakat Pulau Penyengat, termasuk para Zuriat yang sah dari Kesultanan Riau Lingga yang ada di Penyengat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri, terutama kepada Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang sangat serius dalam upaya memoles kota Tanjung Pinang, termasuk dalam kegiatan merevitalisasi Pulau Penyengat sebagai pulau yang sangat bersejarah, sekaligus religius. 

Raja Alhafis, selaku salah seoarang zuriat kesultanan kerajaan Riau Lingga, mengatakan, sebagai ibukota Provinsi Kepri, sudah seharusnya Kota Tanjung Pinang mendapatkan polesan maksimal dari tangan-tangan pemimpin yang paham akan estetika tata kota. Sehingga Tanjungpinang menjadi lebih berwibawa dan masyarakat Provinsi Kepri bisa merasa bangga. 

“Saya yakin, seluruh masyarakat Tanjung Pinang akan mendukung kegiatan menpercantik kota yang akan dilakukan Gubernur ini. Dan sebagai salah seorang zuriat Raja, saya pastikan seluruh masyarakat Penyengat senang dan berterimakasih atas upaya Gubernur tersebut. Karena dengan gigih dan keseriusannya, sehingga Gubernur berhasil menjolok dana dari pusat untuk membenahi pulau Penyengat,” kata Alhafis, yang juga pengurus harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Senin, 9 Mei 2022. 

BACA JUGA :  Ini Pesan Ayah Sani Kepada Walikota dan Wakil Walikota Batam

Menurut Alhafis, Gubernur juga sejak jauh hari sudah menyampaikan rencana besar  tersebut kepada masyarakat, baik di forum-forum resmi maupun melalui media massa. 

“Bahkan Gubernur sudah menyampaikan kepada masyarakat Penyengat secara langsung di Balai Adat. Kami merasa senang mendengarnya ketika itu, dan harapan kami ini segera diwujudkan,” ungkap Alhafiz. 

Sementara itu, pemangku zuriat lainnya, Raja Malik, menegaskan, agar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,  tidak perlu ragu untuk melanjutkan kegiatannya membenahi Penyengat. 

Bahkan Raja Malik meminta kepada Gubernur untuk tidak melayani oknum-oknum kelompok tertentu, yang tiba-tiba tampil dengan mengatas namakan zuriat yang sah dari Kesultanan Riau Lingga. 

“Saya tahu betul silsilah zuriat raja-raja yang sah, dan  saya juga tahu mana yang mengaku-ngaku zuriat. Oleh karena itu, kepada Gubernur jangan ragu untuk membangun Penyengat ini. Saya yakin , semua masyarakat mendukung rencana Gubernur,” ujar Raja Malik. 

BACA JUGA :  Ayah Sani Sambut Tim Banggar DPR RI

Menurut Raja Malik, sama seperti yang dikatakan oleh Raja Alhafiz, bahwa sebagai objek wisaya budaya dan religi, Penyengat harus mendapatkan sentuhan polesan tangan-tangan kreatif yang faham akan estetika wisata dan budaya. 

“Kita mau tawarkan objek wisata yang ada di pulau Penyengat, tapi tidak kita poles, tentu peminatnya hanya itu-itu saja. Namun ketika kita percantik, kita sesuaikan dengan kebutuhan wisatawan tentu hasilnya akan menjadi lain. Intinya, ayok kota sukseskan kegiatan ini, agar Tanjung Pinang dan Penyengat khususnya lebih indah dan maju, serta ekonomi masyarakatnya bisa terangkat,” ajak Raja Malik. 

Terpisah, pengaku zuriat raja-raja Penyengat lainnya, Raja Azman dengan lugas mengatakan, semua kegiatan yang positif dan tidak melanggar hukum untuk kebaikan Penyengat, dipastikan seluruh masyarakat akan mendukungnya. 

BACA JUGA :  Ke Belakang Padang, Gubernur Ansar Lantik Pengurus IKA PMII Kepri dan Beri Bantuan

“Kita para pemangku zuriat kesultanan Riau Lingga sudah lama ada dan sangat jelas. Selama yang dilakukan Pemprov Kepri tidak bertentangan dengan hukum, lanjutkan saja dan tidak perlu khawatir,” tegasnya. (Red)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.