,

2 Unit Mobil Ditarik PT TAF, Debitur Kembali Minta Bantuan Advokad Partai Gerindra

oleh
Husaini beserta istri Juardiah selaku debitur PT. TAF, kembali menjumpai Kuasa Hukumnya, Musrin SH. (Foto : Darma)

Sekarang ekonomi nasional lagi tidak kondusif dan kondisi pailit semua, dampak dari pandemi Covid-19 ini. Dan sebelumnya klien kami tidak pernah melakukan tunggakan apapun itu dan kini mimpi itu sirna 2 (dua) unit mobil itu sudah ditarik pihak PT. TAF Finance.

“Dan kita tidak mengetahui apakah pihak ke 3 itu memiliki lisensi atau tidak dan kita juga sudah mendatangi PT. TAF, sepertinya PT.TAF sudah merasa benar, sehingga kami melakukan langkah-langkah hukum ini,” ujarnya.

Husaini selaku debitur mengatakan, ia sangat kecewa atas sikap arogan leasing yang menarik paksa 2 (dua) unit kendaraannya.

“Padahal saya sudah mengambil mobil dileasing PT. TAF ini sudah 5 (lima) unit kendaraan. Giliran saya terdampak Covid-19, mereka sewenang wenang menarik kendaraan saya. Dan saya selaku debitur meminta keadilan agar hak-hak saya tidak diperkosa oleh PT.TAF Finance,” ungkap Husaini.

BACA JUGA  Diduga Tekan Debitur, Dewan Akan Panggil PT Toyota Astra Finance

Bobi Irvantos selaku Koordinator Kolektor PT. TAF Finance, ketika dikomfirmasi, membenarkan penarikan 2 (dua) unit kendaraan tersebut.

“Saya belum bisa terlalu jauh menyampaikan, namun informasi yang saya terima, pihak debitur Husaini ini, sudah melakukan upaya hukum dan kita sebagai pihak leasing juga sudah menyiapkan langkah-langkah hukum juga,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, Husaini beserta istrinya Juardiah, nasabah PT Toyota Astra Finance (PT TAF) Batam, mengaku kecewa dengan kebijakan sepihak yang dilakukan manajemen PT TAF. Pasalnya, pihak perusahaan, dengan memberdayakan pihak ketiga, terkesan seenaknya menarik dua (2) unit mobilnya, Toyota Avanza BP 1405 MO, dan Toyota Avanza BP 1194 MR, tanpa sepengetahuannya sebagai pemilik.

No More Posts Available.

No more pages to load.