BINTAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan berhasil meraih peringkat ketiga kategori Inovasi Bentuk Lainnya Sesuai Kewenangan Daerah Terinovatif pada Galanova Award 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas inovasi yang dihadirkan perangkat daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hasil tersebut diumumkan dalam Galanova Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bintan sebagai ajang penghargaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja yang mampu melahirkan inovasi dengan manfaat nyata bagi daerah.
Pada kategori Inovasi Bentuk Lainnya Sesuai Kewenangan Daerah Terinovatif, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menempati posisi ketiga. Peringkat pertama diraih Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), sedangkan Dinas Sosial berada di posisi kedua.
Masuknya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam jajaran tiga besar menunjukkan bahwa inovasi yang dijalankan perangkat daerah tersebut mendapat apresiasi dalam proses penilaian Galanova Award tahun ini.
Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan penghargaan kepada seluruh perangkat daerah yang terus menghadirkan berbagai terobosan dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Menurut Roby, inovasi harus menjadi semangat yang terus hidup di lingkungan pemerintahan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Inovasi bukan hanya tentang aplikasi, namun dapat berupa pelayanan khususnya kepada masyarakat. Diharapkan seluruh OPD di Bintan dapat terus melakukan inovasi terbaru demi pelayanan dan pembangunan Bintan lebih baik. Ingat, inovasi bukan berjalan hanya saat ada penilaian, akan tetapi harus terus berkesinambungan demi memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Roby.
Ia berharap penghargaan yang diberikan melalui Galanova Award dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Plt Kepala Bapperida Bintan Wan Rudi Iskandar menjelaskan bahwa para pemenang Galanova Award ditentukan berdasarkan hasil penilaian dewan juri dan bobot nilai Indeks Inovasi Daerah.
Penilaian tersebut mencakup kematangan inovasi, kemanfaatan yang dihasilkan, serta kelengkapan data pendukung inovasi yang diajukan oleh masing-masing peserta.
Selain melalui evaluasi dokumen, para nominator juga diwajibkan melakukan pemaparan inovasi daerah secara langsung di hadapan dewan juri sebagai bagian dari tahapan seleksi.
Wan Rudi mengatakan inovasi merupakan kebutuhan dasar dalam pembangunan karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian daerah melalui pemanfaatan kemampuan dan teknologi yang dimiliki.
Prestasi yang diraih Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian pada Galanova Award 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bintan. ***














