GESER UNTUK BACA BERITA
KARIMUN

Gubernur Ansar Resmikan Tambatan Perahu Nelayan di Karimun, Bisa Layani 100 Kapal Kecil

×

Gubernur Ansar Resmikan Tambatan Perahu Nelayan di Karimun, Bisa Layani 100 Kapal Kecil

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ansar Resmikan Tambatan Perahu Nelayan di Karimun, Bisa Layani 100 Kapal Kecil
Gubernur Ansar Resmikan Tambatan Perahu Nelayan di Karimun, Bisa Layani 100 Kapal Kecil. (Foto : Ca)

KARIMUN – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat, 29 Mei 2026. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu melayani sekitar 100 kapal nelayan kecil yang selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas penangkapan ikan.

Peresmian tambatan perahu itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Kepri karena sebagian besar wilayah provinsi tersebut berupa lautan.

“Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah kepulauan dengan 98 persen wilayahnya berupa lautan dan hanya 2 persen daratan. Kita memiliki 2.028 pulau, dengan 394 pulau berpenghuni dan 22 pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara-negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, kondisi geografis tersebut membuat pemerintah harus terus menghadirkan sarana dan prasarana penunjang aktivitas nelayan agar semakin produktif dan berkelanjutan.

Saat ini, kata Ansar, terdapat sekitar 72.210 nelayan di Kepulauan Riau yang bergerak di bidang penangkapan ikan maupun budidaya perikanan. Karena itu, dukungan infrastruktur menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pesisir.

Ansar juga menjelaskan bahwa Kepulauan Riau berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang memiliki potensi sumber daya ikan sangat besar.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2022, potensi lestari sumber daya ikan di wilayah tersebut mencapai 1,3 juta ton per tahun dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 900 ribu ton per tahun.

“Potensi besar ini harus diimbangi dengan penguatan teknologi penangkapan ikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia nelayan, serta modernisasi armada perikanan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Di Kabupaten Karimun sendiri terdapat sekitar 14.260 nelayan dengan armada kapal perikanan di bawah 5 GT sebanyak kurang lebih 4.543 unit dan kapal ukuran 6 hingga 30 GT sekitar 583 unit.

Sementara itu, produksi perikanan tangkap Kabupaten Karimun pada tahun 2025 tercatat mencapai 55,159 ribu ton.

Melihat besarnya potensi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan membangun Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah sebagai bentuk dukungan nyata bagi nelayan setempat.

Tambatan perahu tersebut dibangun menggunakan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp319.982.412.

Fasilitas yang dibangun memiliki panjang trestle 59,69 meter, lebar 1,5 meter, ketebalan pelat lantai 12 sentimeter, serta ukuran T sebesar 2 x 3 meter.

Ansar menegaskan, keberadaan tambatan perahu itu bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat nelayan.

“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat nelayan. Dengan adanya tambatan perahu yang lebih layak, aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dan mobilitas nelayan akan semakin mudah, aman, dan efisien,” kata Ansar.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang bagi generasi nelayan berikutnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Ketua DPRD Kabupaten Karimun R. Rafiza, tokoh masyarakat, serta para nelayan Kelurahan Teluk Umah. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100