Bupati Lingga Minta Cakades Tidak Sebarkan Fitnah, Kebencian dan Hoax

oleh
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, bersama Ketua TP PKK kabupaten Lingga. (Foto : Diskominfo Lingga)

Sijori Kepri, Lingga — Sebagaimana kita ketahui, Pemerintahan Desa merupakan etalase serta ujung tombak, baik bagi Pemerintah Daerah maupun bagi Pemerintah Pusat. Disamping itu, Desa juga memiliki semua sumber daya untuk pembangunan dan kemajuan daerah, sehingga Desa memainkan peran dan fungsi yang sangat penting dalam mendorong kemajuan di daerah

Diketahui, Kabupaten Lingga merupakan Daerah yang memiliki Desa terbanyak se – Provinsi Kepulauan Riau, yang mana dalam waktu dekat sebanyak 75 Desa akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara bersamaan atau serentak pada Juli 2021 mendatang

Tentu saja Pilkades Serentak ini menuai sorotan dari sebagian besar masyarakat di Kabupaten Lingga, sehingga menarik untuk diperbincangkan. Perhatian yang paling pertama, tentu saja datang dari Kepala Daerah, yakni Muhammad Nizar, selaku Bupati Lingga saat ini

Muhammad Nizar mengatakan, Desa merupakan jajaran paling terdepan dari Pemerintahan Daerah, maka ia meminta kepada para Calon Kepala Desa (Cakades) nantinya, “wajib” memberikan motivasi positif, serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat untuk menentukan pilihan, karena program-program yang ditawarkan, memiliki visi dan misi yang jelas, dan gagasan yang mumpuni, untuk menuju Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera kedepannya

BACA JUGA  Alias Wello Tandatangani MoU "TERKAIT TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAGU"

Nizar meminta kepada Cakades harus menciptakan kondisi yang kondusif selama masa tahapan Pilkades. Tidak menyebar fitnah, kebencian dan hoax, dan masyarakat juga harus jeli dalam menententukan pilihan, tidak memilih yang disebabkan oleh faktor kebencian dan sakit hati

“Saya minta kepada Cakades nantinya agar tidak menyebarkan kebencian, berita bohong kepada masyarakat di Desanya. Tidak menghujat, memfitnah, dan mengancam untuk menjatuhkan lawan, demi mendapatkan sebuah jabatan, sehingga menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat,” kata Nizar, Kamis, (10/06/2021).

Dikatakannya, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Pemeritah Desa dan Panitia Pemilihan Kades harus jalin komunkasi dengan TNI-Polri dan OPD, terkait untuk kelancaran selama tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Pemdes dan Panitia Pemilihan harus selalu berkomunikasi dengan TNI-Polri, dan OPD terkait, agar selama tahapan pelaksanaan Pilkades lancar tanpa hambatan,” tutupnya. (Rid)

Shares