,

Dalami Hasil Temuan APIP, Kejari Telisik Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi di Bintan

oleh
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi SH. (Foto : Ist)

BINTAN – Saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan dikabarkan tengah menelisik dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Sapi di Desa Lancang Kuning, Kabupaten Bintan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Bintan, Fajrian Yustiardi SH mengatakan, saat ini Kejari Bintan masih melakukan pengumpulan data dan meminta klarifikasi dari beberapa pihak terkait, termasuk mendalami hasil temuan dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau dengan istilah Pengawas internal pada institusi lain.

“Iya benar bang, saat ini kita masih dalami atas temuan APIP tersebut,” kata Fajrian, Sabtu, 19 November 2022. 

Berapa besar anggaran atas proyek pengadaan Sapi itu, sejauh ini Kasi Pidsus Kejari Bintan belum menyebutkannya, termasuk temuan dari APIP dimaksud.

BACA JUGA :  Kajati Kepri Resmikan “KANTOR KEJARI BINTAN”

Fajrian juga menyebutkan, dugaan korupsi tersebut sebelumnya telah ditangani oleh APIP, yang dalam hal itu ditemukan adanya indikasi kesalahan administrasi.

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Bintan telah kami terima dan sudah kita tindaklanjuti dan telah meminta klarifikasi dari pada pihak terkait,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Fajrian, pihaknya tengah melakukan telaah kumpulan data dan akan diekspos dilanjutkan kembali proses penyelidikan.

“Nanti kita lihat dulu hasil dari penyelidikan ada atau tidak peristiwa pidananya. Yang jelas kita liat nanti,” tambah Fajrian.

Informasi yang diperoleh, bahwa proyek pengadaan Sapi tersebut terbagi dalam 2 (dua) tahap tahun 2017-2018. Dimana tahap pertama dengan nilai Rp 120 juta dan tahap kedua Rp 130 juta untuk 20 ekor Sapi.

BACA JUGA :  19 Tim Ikuti Turnamen Voli Lancang Kuning Cup I 2019

Pengadaan Sapi tersebut sempat menjadi keluhan masyarakat Desa Lancang Kuning, sehingga malaporkan ke Kejari Bintan dugaan penyelewengan anggaran pada program desa, diantaranya pengadaan hewan ternak Sapi, Lebah Kelulut dan Kelapa Genjah.

Dari laporan tersebut, Kejari menyerahkan ke APIP Bintan untuk dilakukan pengecekan administrasi, dan setelah dilakukan pengecekan ternyata ditemukan adanya indikasi dugaan korupsi.

Sehingga aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Bintan menyerahkan hasil audit terkait dugaan korupsi anggaran Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara. (asf)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.