KOTA BEKASI – Perhelatan Bekasi Berkebaya 2026 semakin semarak dengan kolaborasi seni tradisional yang memukau pengunjung. Kegiatan yang berlangsung pada 10–22 Februari 2026 di Pakuwon Mall Bekasi ini tidak hanya menghadirkan peragaan busana kebaya, tetapi juga pertunjukan seni budaya Nusantara.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah kolaborasi musik angklung dan kolintang yang dibawakan oleh AIR Bhinaka & Bapontar. Perpaduan dua alat musik tradisional dari latar budaya berbeda tersebut menghadirkan harmoni khas Indonesia yang menggugah semangat kebangsaan.
Alunan angklung yang lembut berpadu dengan ritme kolintang yang dinamis menciptakan suasana hangat dan meriah. Tepuk tangan pengunjung menggema di area acara, menunjukkan apresiasi terhadap kekayaan seni tradisional yang dikemas secara modern dan atraktif.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menyampaikan bahwa kolaborasi seni menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas budaya daerah.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional tetap relevan dan mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang,” ujarnya.
Selain pertunjukan musik, Bekasi Berkebaya 2026 juga diramaikan dengan fashion show karya desainer lokal, penampilan anak-anak disabilitas dari Sekolah Talenta, serta stand UMKM kreatif.
Dengan memadukan busana tradisional, seni musik, dan nilai inklusivitas, Bekasi Berkebaya 2026 berhasil menghadirkan perayaan budaya yang inspiratif dan membangkitkan kebanggaan terhadap warisan Nusantara.














