– PT. KJJ Malah Minta Dukungan.
ANAMBAS (SK) — Rencana adanya perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan yang bakal menfaatkan hutan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi lahan perkebunan karet ditantang keras oleh beberapa perwakilan dari unsur masyarakat kepulauan Jemaja, hal ini disampaikan Tokoh Pemuda dari Kecamatan Jemaja Anis saat ditemui setelah usai menyatakan sikap menolak dalam sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan bersama pihak PT. Kartika Jemaja Jaya (PT.KJJ), Tarempa, Rabu, (16/9/2015), kemarin.
Menurutnya, hutan yang akan dimanfaatkan oleh pihak perusahaan adalah hutan Jemaja dan Jemaja Timur. Saat ini hutan tersebut yang masih dilindungi oleh pihak pemerintah berkisar 2.000 hektare, sisanya bakal dibabat oleh pihak perusahaan nantinya.
“Pihaknya dan seluruh masyarakat Kepulauan Jemaja tetap akan menolak, apa pun alasan yang disampaikan oleh pihak perusahaan. Kami tidak setuju hutan Jemaja dan Jemaja timur dibabat dan bakal terjadi kekeringan berkepanjangan. Hal ini pihak pemerintah Daerah maupun pihak Pemerintah Pusat agar dapat mempertimbangkan keadaan hutan kami hanya seluas kurang lebih 6.000 Hektare” tegasnya.
Sementara itu, saat ditemui diruang kerjanya Manejer Operasinal PT.KJJ Danu, mengatakan, pihak perusahan akan mentaati aturan-aturan yang telah ditetapkan dan pihaknya berharap besar dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat mengawasi kinerja pihaknya dalam melaksanakan kegiatan pemanfaatan hutan yang diberikan oleh pihak pemerintah.
“Hal ini tidak terlepas atas dukungan dari seluruh masyarakat Kepulauan Jemaja,” ungkapnya.
Kata Danu, pihaknya mengerti dengan adanya trauma atas prilaku oknum PT.KJJ sebelumnya.
“Saat ini struktur pengurus di dalam perusahaan PT.KJJ sudah berganti total pengurusnya, bahkan saham perusahaan tersebut secara keseluruhan sudah dijual kepada pihaknya,” tutupnya. (SK-Ind)
LIPUTAN ANAMBAS : INDRA GUNAWAN
EDITOR : RUSMADI

(Photo : Indra Gunawan)
(Photo : Indra Gunawan)
(Photo : Indra Gunawan)
(Photo : Indra Gunawan)







