BINTAN — Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith, bersama Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2024, di Halaman Mapolres Bintan, pada hari Rabu (3/4/20247).
Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, menyampaikan bahwa Polres Bintan akan menerjunkan setidaknya 296 personel, dibantu oleh 180 personel gabungan dari 3 Matra TNI, Brimob, SAR, KSOP, Tagana, serta pramuka. Total 476 personel gabungan tersebut akan bertugas di sejumlah Pos yang telah disiapkan.
Seperti tahun sebelumnya, Polres Bintan akan mendirikan 7 Pos dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2024 ini. Antara lain, 1 Pos Terpadu di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, 2 Pos Pelayanan di Pantai Trikora dan Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban, serta 4 Pos Pengamanan di Kijang, Bundaran Km 16 Toapaya Selatan, Tambelan, dan Perempatan Simpang Penaga.
Setelah melaksanakan Apel, Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith, menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah bersama seluruh Instansi terlibat untuk memberikan kenyamanan ekstra pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Dirinya berharap agar arus mudik, lalu lintas, kamtibmas, dan segala aspek lainnya bisa berjalan dengan lancar.
“Semua harus fokus pada tujuan yang sama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, sehingga penting bagi kita semua untuk bergabung dan bersinergi demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Ahdi Muqsith.
Ahdi Muqsith juga menegaskan bahwa bagi warga yang melakukan mudik atau berwisata di Kabupaten Bintan, jika menemui kendala, mereka dapat menghubungi petugas di Pos-pos yang telah disediakan. Dia menambahkan bahwa dari laporan yang diterima, semua sarana dan pra-sarana penunjang Operasi Ketupat Seligi 2024 ini sudah siap.
Selanjutnya, Ahdi Muqsith mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu taat pada himbauan dan arahan yang disampaikan oleh para petugas, terutama di lokasi-lokasi wisata yang memiliki potensi atau risiko. Hal ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama.
“Ikuti arahan para petugas, yang terpenting adalah tertib. Terutama di lokasi wisata yang memiliki potensi atau risiko tertentu. Kami ingin semua orang merayakan Hari Raya dan liburan dengan bahagia, dengan keselamatan dan kenyamanan sebagai prioritas utama,” tutupnya. ***
(Red)














