LINGGA — Jalan Sungai Buluh di Kecamatan Singkep Barat yang mengalami kerusakan disebabkan oleh akses kendaraan muatan berat dari Sungai Buluh menuju Jagoh yang membuat warga Singkep Barat khawatir kini telah menjadi prioritas pembenahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga.
Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik, membenarkan bahwa usulan perbaikan Jalan Sungai Buluh ke Pelabuhan utama Jagoh tersebut memiliki peran vital sebagai akses penghubung antara Dabo Singkep dan Pelabuhan Jagoh.
“Jalan ini merupakan vital penting dalam menghubungkan akses kota Dabo menuju Jagoh. Ini menjadi perhatian kami bersama,” ungkap Taufik, Kamis (6/2/2025).
Sungai Buluh merupakan akses utama yang menghubungkan beberapa pelabuhan penting, seperti Pelabuhan Feri dan Roro Jagoh.
Jalur ini menjadi pintu gerbang ke Pelabuhan Kuala Tungkal, Tanjung Pinang, Batam, serta Penarik Daik Lingga.
Menurut Taufik, kondisi jalan yang rusak mengancam konektivitas masyarakat menuju pelabuhan strategis.
“Pembenahan ini sangat penting karena jalan-jalan ini adalah akses utama menuju Jagoh,” tambahnya.
Serpihan kerikil yang berhamburan dapat menyebabkan resiko pengendara dalam mengemudi, dapat menyebabkan kendaraan roda empat yang dapat terbalik serta roda dua yang tergelincir
Selain jalan Sungai Buluh yang terus menerus rusak, area pemukiman warga juga turut menjadi imbas dari kerusakan tersebut.
Dalam Musyawarah Bersama kali ini, pembahasan utama adalah percepatan perbaikan infrastruktur jalan menuju pelabuhan utama, yaitu Jagoh, guna memastikan mobilitas masyarakat dan barang tetap lancar. ***














